Banjir di Sarolangun
BREAKING NEWS Banjir Kelima Hantam Limun-Batang Asai, Akses Jalan Putus
Akibat banjir, aktivitas warga lumpuh total karena jalan penghubung tidak bisa dilalui kendaraan roda empat dan roda dua.
Penulis: Wahyu Herliyanto | Editor: Duanto AS
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Wahyu Herliyanto
TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Hujan berintensitas tinggi mengguyur daerah Kecamatan Limun dan Batang Asai hampir dua pekan ini menyebabkan Sungai Batang Asai dan Batang Limun meluap.
Luapan air menyebabkan banjir di daerah Desa Pulau Pandan Kecamatan Limun hingga memutus akses jalan penghubung Batang Asai dan Kecamatan Limun, Kamis (21/2) malam.
Warga sekitar, Sanu, mengatakan lokasi terdapat Desa Pulau Pandan dengan ketinggian air sudah mencapai sepinggang orang dewasa atau sekitar satu meter.
Akibat banjir, aktivitas warga lumpuh total karena jalan penghubung tidak bisa dilalui kendaraan roda empat dan roda dua.
Kepala Desa Pulau Pandan, Jhon Jasmin, mengatakan banjir yang terjadi saat ini lebih tinggi dari sebelumnya
"Dan banjir ini yang kelima kalinya menggenangi desa kami dalam dua pekan ini,” ucap Jhon.
Kades mengatakan luapan air mulai naik sekitar pukul 16.00. Karena intensitas hujan di hulu sungai sangat lebat, membuat Sungai Batang Limun dan Batang Asai meluap.
Baca Juga:
Penulis Cantik Celingukan di Kantor Tribun Jambi, Marchella FP Hadir di Gramedia Jambi Nanti Sore
Wajah Shakira Aurum Ditutupi saat Foto dengan Jokowi di IG, Ternyata Alasan Denada Bikin Haru
Ajak Duel Polisi Hingga Sebut Rela Mati, Begini Nasib Enam Pemuda Mabuk Ini?
Live beIN Sports 1 Manchester United vs Liverpool, Jadwal Liga Inggris Pekan Ke-27
Dia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu berhati hati melakukan aktivitas dalam keadaan banjir seperti ini.
“Kalau memang rumahnya tidak memungkinkan untuk dihuni segera mengungsi ke tempat yang aman atau ke rumah saudara yang lebih tinggi desa kita ini," ujar Jhon Jasmin.
Sementara itu, Camat limun, Suaidi, mengatakan banjir yang menghantam Desa Pulau Pandan Kamis sore tidak seberapa parah.

Namun, hingga Kamis malam banjir kembali naik hingga ketinggian mencapai 1 meter.
"Di jalan hampir satu meter," katanya, Jumat (22/2)
Menurutnya, banjir kiriman dari Kecamatan Batang Asai itu dikhawatirkan akan menimbulkan korban mengingat debit banjir suatu saat bisa naik kembali cuaca di daerah itu masih hujan.
"Kita khawatirkan banjir besar, mungkin menimbulkan korban tapi kini masyarakat sudah siap. Banjir Jumat ini sudah surut dan masyarakat bisa aktivitas," ujarnya, Jumat( 22/2).
IKUTI KAMI DI IG
Ajak Duel Polisi Hingga Sebut Rela Mati, Begini Nasib Enam Pemuda Mabuk Ini?
Orang Gotong Royong di Bungo, Ciptakan Lingkungan Bersih di Hari Peduli Sampah Nasional
Terima 6000 Blangko e-KTP, Segini Jumlah yang Tersisa di Disdukcapil Bungo
Satu Keluarga Tewas Terbakar, Tapi Warga Justru Tolak Jenazah Mereka, Ada Apa?