JK Sarankan Ahok tak Masuk Timses Jokowi, Begini Pengaruh Ahok Pada Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Amin
Benarkah Ahok, masuk timses Jokowi, Begini Dampaknya jika Ahok Masuk Timses Jokowi?
Penulis: Heri Prihartono | Editor:
Saat dimintai keterangan oleh awak media, Ahok alias BTP enggan menyebut alasan mengapa dirinya bergabung jadi kader PDIP.
Ahok atau BTP malah mengatakan bahwa dirinya jalan-jalan ke Bali.
"Ini jalan-jalan saja. Saya mau jalan-jalan dua setengah bulan, wajar kan sebagai manusia biasa," katanya kepada awak media, dikutip dari Tribun Bali.
Saat ditanya oleh awak media maksud kedatangannya ke kantor DPD PDIP Provinsi Bali, Ahok juga hanya menjawab singkat.
"Main," celetuknya seraya menyalami beberapa kader DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali yang lain.
Terpisah, Ketua DPP Bidang Keanggotaan dan Organisasi PDIP Djarot Saiful Hidayat mengatakan, tak ada jabatan yang diemban oleh Ahok atau BTP di partai berlogo banteng bermoncong putih itu.
Djarot Saiful Hidayat memngatakan, Ahok hanya menjadi anggota biasa.
"Dia anggota biasa saja, anggota biasa itu kan bisa di tingkat mana pun. Pokoknya anggota biasa, sama dengan anak ranting juga punya KTA, simpatisan juga punya KTA," ujar Djarot Saiful Hidayat ketika dihubungi, Jumat (8/2/2019), dikutip Tribun Jabar dari Kompas.com.
Bisa Naikan Elektabilitas Jokowi?
Bergabungnya Ahok atau BTP ke PDIP pun turut dispekulasikan dengan elektabilitas Jokowi atau Joko Widodo dalam kontestasi Pilpres 2019.
Bukan tanpa alasan masuknya Ahok atau BTP ke PDIP disebut bisa menaikkan elektabilitas Jokowi.
Pasalnya, capres nomor urut 01 Jokowi-Ma;ruf Amin memang diusung, salah satunya oleh partai yang diketuai Megawati Soekarno Putri itu.
Bergabungnya Ahok ke PDIP dinilai bisa menaikkan elektabilitas Jokowi ini diyakini oleh Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden DPP Golkar, Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang ( TGB ).
TGB menilai, bergabungnya BTP atau Ahok ke PDI-P mampu menaikkan elektabilitas pasangan calon nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin.
"Jadi ketika kerja kolektif (partai pengusung Jokowi-Ma'ruf) itu bergerak dengan bergabungnya Pak BTP, ya insyaAllah menaikkan elektabilitas," ujar TGB ketika ditemui di Hotel Aryaduta, Jakarta, Sabtu (9/2/2019), dikutip Tribun Jabar dari Tribunnews.com.