Kabar Terbaru Amblesnya Jalan Raya Gubeng, Direktur dan Manajer Jadi Tersangka, Total 6 Orang

Para tersangka dijerat pasal 192 ayat 1 juncto pasal 55 KUHP dan pasal 63 ayat 1 undang-undang nomor 38 2004 tentang Jalan.

Kabar Terbaru Amblesnya Jalan Raya Gubeng, Direktur dan Manajer Jadi Tersangka, Total 6 Orang
Tangkap Layar Twitter @sutopo_pn
Jalan Gubeng Surabaya Ambles 

Kabar Terbaru Amblesnya Jalan Raya Gubeng, Direktur dan Manajer Jadi Tersangka, Total 6 Orang

TRIBUNJAMBI.COM - Pendalaman kasus amblesnya Jalan Raya Gubeng Surabaya terus dilakukan penyidik Ditreskrimsus Polda Jawa Timur.

Hingga Kamis (24/1/2019), sudah ada 6 tersangka yang ditetapkan.

http://asset-a.grid.id/crop/0x0:0x0/700x0/photo/2019/01/24/1487484746.jpg
Kapolda Jatim, Irjen Luki Hermawan (tengah) menunjukkan foto barang bukti kasus amblesnya Jalan Raya

Keenam tersangka itu adalah BS yang menjabat Direktur PT Nusa Kontruksi Enjineering (NKE), RW (Project Manager PT NKE), AP (Site Manager PT NKE), RH (Project Manager PT Saputra Karya), LAH (Struktur Enjeneering Supervisor PT Saputra Karya), dan AK (Struktur Supervisor PT Saputra Karya).

Para tersangka dijerat pasal 192 ayat 1 juncto pasal 55 KUHP dan pasal 63 ayat 1 undang-undang nomor 38 2004 tentang Jalan.

Baca: VIDEO: Detik-detik Ruko 10 Pintu Ambles di Tebing Sungai Batang Masumai, Hanya dalam 30 Detik

Aturan tersebut secara umum mengatur tindak pidana sengaja membuat tidak dapat dipakainya bangunan jalan untuk lalu lintas umum sehingga membahayakan keamanan lalu lintas, dan atau dengan sengaja melakukan kegiatan yang mengakibatkan terganggunya fungsi jalan di dalam ruang manfaat jalan.

http://asset-a.grid.id/crop/0x0:0x0/700x0/photo/2018/12/20/2881462766.jpeg

kompas.com
Ilustrasi amblesnya Jalan Gubeng Surabaya menurut ahli geologi.

Dalam kasus tersebut, kata Kapolda Jawa Timur Irjen Luki Hermawan, penyidik memeriksa 40 saksi dari 16 perusahaan yang disebut terlibat dalam proyek tersebut.

"Penyidikan masih terus berlangsung dan dimungkinkan ada tersangka lainnya," kata Luki.

Saksi dari para ahli dan pakar juga ikut dimintai kesaksiannya dalam kasus tersebut, seperti ahli Geoteknik Forensik Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Tarumanegara, ahli manajemen konstruksi forensik dari Lembaga Pengembangan Jasa Kontruksi, dan ahli hukum pidana dari Universitas Bhayangkara Surabaya.

Sepanjang 50 meter sebagian Jalan Raya Gubeng ambles sedalam kurang lebih 10 meter pada 17 Desember lalu.

Halaman
12
Editor: nani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved