Fasha-Maulana Targetkan Program 100 Hari Kerja
Disampaikan Maulana karena banyaknya program yang harus dibahas, maka untuk satu kepala dinas bisa memakan waktu 1 hingga 3 jam.
Penulis: Rohmayana | Editor: Deni Satria Budi
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rohmayana
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Walikota dan Wakil Walikota Jambi, mengumpulkan semua Kepala OPD dilingkup pemerintahan Kota Jambi. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama empat hari berturut turut. Tujuannya untuk menggali semua program kerja masing masing OPD di tahun 2019.
“Saya dan Pak Wali mengumpulkan setiap kepala Dinas. Kami meminta mereka untuk mengeksposes program program apa saja yang akan dilaksanakan di 2019 ini. Ini juga disesuaikan dengan visi dan misi di RPJMD,” ujar Wakil Walikota Jambi, Maulana, Kamis (17/1/2019).
Disampaikan Maulana karena banyaknya program yang harus dibahas, maka untuk satu kepala dinas bisa memakan waktu 1 hingga 3 jam.
Baca: Setuju Jika Nama Kartu Kendali Diubah, Maulana: Yang Penting Penyaluran Gas 3 Kg Tepat Sasaran
Baca: Pesta Sabu, 3 Pria Ditangkap, 1 Oknum Polisi dan 1 Oknum Honorer, Ini Barang Buktinya
“Jadi, sangking banyaknya yang dibahas, satu OPD itu bisa sampai 3 jam. Ini kita laksanakan selama empat hari. Rabu kemarin Pak Wali bersama 4 OPD dan hari Kamis ini saya bersama 4 OPD,” tuturnya.
Maulana menjelaskan bahwa dari ekspose OPD ini, dirinya bisa mengetahui apa saja program yang akan dilaksanakan. Terutama untuk 100 hari kerja Fasha-Maulana yang harus dicapai.
“Mulai dari program 100 hari hingga 1 tahun ini. Bagaimana menjalankan program tersebut dan lainnya,” jelasnya.
Beberapa diantaranya yang menjadi fokus adalah utilitas pembangunan infrastruktur Kota Jambi, bidang kesehatan dan pendidikan. Juga program lainnya yang dianggap penting sesuai dengan visi dan misi Pemkot Jambi.
Baca: Hadiri Syukuran Kantor Baru Diskepora Sungaipenuh, Ini yang Disampaikan Sekda Munasri
Baca: Gubernur Cup 2019, Singkirkan Tanjabbar 3-1, Kesebelasan Bungo Melaju ke Final
Baca: Jusuf Kalla Menilai Petahana Diuntungkan Dalam Debat Perdana Malam Ini
“Untuk bidang infrastruktur kita masih akan membangun drainase, gedung sekolah dan pemerintah. Sedangkan untuk pendidikan kita akan segera meluncurkan kartu Jambi cerdas. Saat itu sudah ada pendataan khususnya siswa yang kurang mampu. Karena kartu jambi cerdas ini nantinya akan digunakan juga sebagai ATM,” katanya.
Begitu juga untuk kartu jambi sehat dan kartu kendali. Menurut Maulana, untuk kartu jami sehat juga sudah ada data yang sudah diverifikasi. Dalam waktu dekat akan segera diterbitikan.
“Inikan untuk menggantikan SKTM. Karena SKTM inikan hanya bisa digunakan satu kali saja,”ujarnya. (*)