Penertiban Gudang Karet di Selincah, DPMPTSP Layangkan Surat Pemberitahuan Eksekusi

"Sejak Desember 2017 izin mereka tidak lagi diperpanjang. Ini surat pemberitahuan untuk eksekusi," kata Muhtar, Rabu (16/1/2019).

Penertiban Gudang Karet di Selincah, DPMPTSP Layangkan Surat Pemberitahuan Eksekusi
tribunjambi/syamsul bahri
Penertiban gudang Karet Selincah, DPMPTSP Layangkan Surat Pemberitahuan Eksekusi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rohmayana

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Puluhan gudang karet di Kawasan Selincah, Kecamatan Paal Merah Kota Jambi, didatangi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DMPMPTSP). Mereka memberikan surat peringatan akan dilakukannya penertiban dalam waktu dekat.

Sekretaris DPMPTSP Kota Jambi Muhtar mengatakan, pihaknya sudah merunkan tim khusus untuk menangani gudang karet di Selincah. Tim tersebut memberikan surat kepada pemilik gudang yang isinya pemberithuan bahwa dlam waktu dekat akan dilakukan penertiban.

"Dalam izinnya sudah jelas. Sejak Desember 2017 izin mereka tidak lagi diperpanjang. Ini surat pemberitahuan untuk eksekusi," kata Muhtar, Rabu (16/1/2019).

Baca: Amien Rais Optimistis Prabowo Menangi Pilpres 2019: Kita Jadikan Jokowi Seperti Bebek Lumpuh

Baca: Ruko 10 Pintu Amblas di Bangko, Ternyata Jauh Hari Ini yang Disampaikan Bupati Al Haris

"Surat itu dilayangan untuk mengikuti proses aturan. Jangan nanti begitu penyegelan sudah dilakukan ada protes, kita ikuti prosedur," imbuhnya.

Lebih lanjut Muhtar menyebutkan, pihaknya sudah memberi kesempatan untuk pemilik gudang karet tersebut itu pindah.

"Dengan waktu yang cukup lama itu harusnya sudah ada tempt baru," ujarnya.

Ditambahkan Sumaidi, Kepala Bidang Monitoring dan Evaluasi DPMPTSP Kota Jambi, sesuai Peraturan Daerah (Perda) nomor 09 tahun 2013, kawasan tersebut merupakan kawasan pemukiman.

"Itu sudah sosialisasi sejak 2015. 2017 tidak diperpanjang lagi izinnya," kata Sumaidi.

Baca: Dari 395 Warga Binaan yang Diusulkan, Hanya 89 yang Masuk DPT di Lapas Bungo

Baca: Nilainya Nyaris Rp1 Miliar, Cristian Gonzales Akan Mendekat ke Sriwijaya FC, ini Jejak Karirnya

Baca: Profil Ira Koesno, Sosok Moderator di Debat Pilpres 2019 Besok, Sudah Tenar Sejak Era Soeharto

Sebelumnya sebut Sumaidi, sudah dilakukan pertemuan dengan pengusaha karet. Saat itu disepakati meminta waktu 6 bulan u tuk proses pindah.

"Juni 2018 sudah harus pindah. Lokasi untuk gudang yakni Talang Gulo dan Tanjung Johor," sebutnya.

Sumaidi menyebutkan, ada 30 gudang karet yang diberikan surat. Dalam waktu dekat akan dilakukan penertiban.

"Pemilik gudang sudah tau, namun mereka mengaku belum memiliki tempat pindah. Mereka belum serius, mengaku belum dapat tempt," pungkasnya. (*)

Baca: 170 Usulan di Musrenbang Kecamatan Kuala Jambi, Dominan Pembangunan Infrastruktur

Baca: Mantan Mucikari Robby Abbas Komentari Status Tersangka Vanessa Angel, Sudah Dengar Selentingan

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved