Kisah Dokter Arthur Bing dari Indonesia yang Kaya Raya di Amerika, Dulu Kuliah di Unpad

Pria ini terkena diskriminasi rasial pada 1960-an. Kemudian dia pergi ke Amerika menjadi dokter bedah plastik dan menjadi kaya raya.

Editor: Duanto AS
OHIO HEALTH
Dokter Arthur Bing dan istrinya, Hetty Bing. 

Dokter Bing sendiri menyumbang dua (2) juta dolar AS pada Pusat Kanker yang bernilai 10 juta dolar itu. Rupanya itulah sumbangan terbesar dari pribadi seorang dokter dalam sejarah kesehatan di Ohio.

https://asset.kompas.com/crop/0x0:780x520/750x500/data/photo/2019/01/13/2554596203.jpg

Bing Cancer Center di negara bagian Ohio, Amerika Serikat. (Google Streetview) 

Menurut wartawati kanal TV NBC4 Ellie Merritt, Bing datang ke AS sekitar 40 tahun lalu. Melalui program naturalisasi, Bing dan Hetty menjadi warga negara AS pada 1975.

Menurut Bing, dirinya merasa beruntung.

"Istri saya, yang merupakan seorang penyintas kanker (cancer survivor) dan saya, sebagai ahli bedah plastik yang sering berurusan dengan penderita kanker, merasa sangat beruntung dan bersyukur (bahwa ini terwujud)," kata Bing kepada Merritt.

Rupanya, cobaan kanker yang dialami sang istri justru membuatnya kian gigih, dan makin semangat berjuang demi kemanusiaan.

Hanya beberapa tahun setelah sampai di Ohio, Hetty didiagnosa menderita kanker usus besar (colon cancer). Atas ijin Tuhan, melalui pengobatan para dokter di Ohio, Hetty selamat dari fatalnya serangan kanker.

Dan itulah yang menginspirasi sang ahli bedah plastik itu, sehingga ia jadi sangat peduli pada program penyembuhan tumor ganas. "Dan sekarang ia membalas kebaikan-kebaikan yang dialaminya dengan hati terbuka," kata Merritt.

Menurut situs OhioHealth Riverside Methodist Hospital, Bing adalah satu dari 26 dokter spesialis bedah plastik di RS itu.

“Dia juga menguasai berbagai bahasa, termasuk bahasa Belanda, Jerman dan bahasa Indonesia," tulis situs Berita Kesehatan AS (Health US News) ini.

Menurut laman Bloomberg ini, dokter Bing telah menjadi Director Emeritus of Heartlandsejak 22 April 2016, setelah sebelumnya menjabat sebagai direktur di situ sejak 1989 hingga 2016.

Sudah berpraktik di wilayah Columbus selama 40-an tahun, Dr. Bing juga dikenal sebagai pengusaha (entrepreneur) yang juga aktif dalam boards di berbagai organisasi, termasuk Palang Merah AS, dan Riverside Methodist Hospital, Ohio.

Sebenarnya Bing lahir dan dibesarkan di Bandung. Ia lulus Fakultas Kedokteran Unpad pada tahun 1965. Sempat praktik sekitar empat tahun sebagai dokter, pada tahun 1969 Bing dan Hetty (yang juga seorang dokter) pindah dan bermukim di Ohio, AS.

Saat itu kondisi keuangannya sangatlah terbatas. Menurut Bing, sebagaimana diungkapkannya dalam video ini, kepindahannya ke AS karena perlakuan buruk yang dialaminya.

Pada tahun 2015, ayah dua putri itu juga menerima penghargaan Ohio Asian Awards, sebagai Honorary Chair.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved