Petani Batanghari Bisa Dapat Bibit Aren Gratis, Ada 4.000-an, Ini Syaratnya
Dengan adanya bantuan bibit aren tersebut, ke depan dapat menjadi penopang komoditas unggulan yang saat ini harganya anjlok, seperti karet.
Penulis: Abdullah Usman | Editor: Duanto AS
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Abdullah Usman
TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Sebelumnnya Dinas Perkebunan dan Peternakan Batanghari memberikan ribuan bibit sawit bantuan untuk petani. Pada 2019, disbun menyiapkan 4.000-an bibit aren secara gratis.
"Untuk aren tahun ini siapkan 5.000 bibit kecambah, namun 4.000-an yang akan disalurkan (efektifitasnya). Direncanakan bibit tersebut gratis, jumlah tersebut bertambah dari tahun sebemumnya hanya 3.000-an ujar Kabid Perkebunan Disbunak Batanghari, Jumri, kepada tribunjambi.com Kamis (10/1).
Jumri mengatakan bagi petani atau pembudi daya aren yang ingin mendapatkan bantuan bibit, syaratnya sama dengan pengajuan bibit sawit.
Selain data identitas diri, juga memiliki lahan.
Dengan adanya bantuan bibit aren tersebut, ke depan dapat menjadi penopang komoditas unggulan yang saat ini harganya anjlok, seperti karet.
Banyak tanaman selingan yang dapat dibudidayakan di Batanghari, namun untuk tanaman aren terbilang lebih cocok dan memiliki nilai lebih.
"Pertama aren sangat cocok dengan wilayah bibir sungai yang sangat sesuai dengan kondisi asyarakat kita, kemudian pemanfaatan dan nilai jual yang beragam dan tinggi, mulai dari bahan mentah aren, olahan hingga bagian dari pohon aren lainnya juga bernilai," jelasnya.
Pada beberapa tahun sebelumnya komoditas aren, di Kabupaten Batanghari cukup terkenal dengan gula aren terbaiknya. Namun kejayaan itu mulai berkurang sejak kalah pamor saat komoditas sawit dan karet meroket.
"Penyebab eksistensi aren berkurang, karena tergeser dengan komoditas lain seperti sawit dan karet, sehingga aren terpinggirkan. Kali ini kita akan coba bangkitkan kembali sentral tersebut," sebutnya.
Untuk meningkatkan komoditas aren tersebut, pihaknya bersama instansi terkait seperti diskoperindag akan melakukan pembinaan terhadap perajin aren yang masih bertahan hingga saat ini, guna agar mereka terap bertahan.
"Selain itu juga dengan memberikan bibit gratis," pungkasnya.
IKUTI KAMI DI INSTAGRAM:
Perang Komentar Andi Arief Vs Mahfud MD Makin Panas, Hingga Sebut Nama SBY
Hasil Riset Ungkap Potensi Gempa Besar di Pulau Jawa, Termasuk Jakarta dan Bandung
Bungo Pastikan Masuk Semifinal, Merangin Optimistis Juara 1, Ini Jumlah Pertandingan yang Tersisa
Sherrin Tharia Umbar Cemburu ke Orang yang Bisa Ketemu Zumi Zola Tiap Hari, Siapa Saja Mereka?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/bibit-karet-gapkindo_20180306_195511.jpg)