Pernikahan Dini Anak Usia 9 dan 14 Tahun, Ternyata Miliki Dampak Negatif Terhadap Psikologi Berat

Pernikahan dini usia masih anak-anak kembali terjadi di Indonesia dan menghebohkan dunia maya.

Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Kolase
Pernikahan dini 

2. 85% wanita mengakhiri pendidikan setelah menikah.

3. Wanita yang menikah dini memiliki risiko tinggi untuk mengalami kecemasan, depresi, dan pikiran bunuh diri.

4. Mereka masih tidak mengerti hubungan seks aman, sehingga meningkatkan risiko infeksi menular seksual seperti HIV.

5. Pengantin anak memiliki peluang besar untuk mengalami kekerasan fisik, psikologis, emosional, dan isolasi sosial.

Perang Suriah telah menciptakan pusaran pernikahan dini.
Perang Suriah telah menciptakan pusaran pernikahan dini. (Al Jazeera)

6. Pernikahan seharusnya dilakukan karena pasangan telah siap secara psikologis, emosional, fisik, serta finansial.

Pernikahan anak di bawah umur tentunya tidak bisa memenuhi semua syarat itu.

Baca: Prof Aulia Tasman Dilarikan dari Lapas, Hilang Kesadaran Pukul 16.30 WIB lalu Meninggal

Baca: Hasil Pertandingan Leicester Vs Manchester City, Tiket Semifinal Piala Liga setelah Adu Penalti

Baca: Ini Dugaan Sementara Penyebab Jalan Gubeng Ambles 20 Meter, Berapa Jumlah Korban?

Saat masih muda, sepantasnya kita masih belajar di sekolah dan berusaha mencapai cita-cita dalam hidup, bukan menikah.

Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Anak Usia 9 dan 14 Tahun Ini Menikah Usai Bertemu di Waterboom, Ini 6 Dampak Buruk Pernikahan Dini.

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved