Muda dan Militan, Ini Alasan Egianus Kogeya Harus Ditangkap Hidup-hidup Menurut Pengamat Terorisme

Kelompok Egianus Kogeya merupakan sempalan dari Kelly Kwalik, komandan dari sayap militer Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Editor: bandot
Facebook TPNPB
Pimpinan KODAP III Ndugama, Egianus Kogeya 

TRIBUNJAMBI.COM - Nama Egianus Kogeya menjadi sorotan dalam beberapa hari terakhir.

Egianus Kogeya barangkali menjadi buruan paling wahid pasukan TNI saat ini.

Pimpinan Kodap III Nduma ini disebut sebagai sosok yang bertanggung jawab terhadap pembantaian yang dilakukan terhadap pekerja pembangunan jalan Trans Papua. 

Setidaknya 19 orang (sumber lain menyebut 31 orang) menjadi korban penembakan oleh kelompok bersenjata di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua.

Mereka adalah pekerja PT Istaka Karya yang sedang merampungkan pembangunan Jembatan Kalik Aorak dan Jembatan Kali Yigi.

Dan nama Egianus Kogeya menjadi orang yang paling bertanggung jawab terhadap insiden tersebut.

Baca: Ngerinya Neraka Latihan Kopassus di Cilacap, Ini yang Bikin Tahan Buru OPM di Hutan Papua

Baca: KKB Papua Merengek Minta Bantuan ke PBB, TNI Ungkap Fakta dari Fitnah Kelompok Egianus Kogeya

Baca: Ayah Panglima KKB, Egianus Kogeya Pernah Diburu Prabowo Subianto Bersama Pasukan TNI

Pria yang menyebutkan diri sebagai panglima TNPB berpangkat Brigjen ini juga telah menyampaikan tuntutan lelompok mereka. 

Aparat menyebutkan Kelompok Kriminal Bersenjata pimpinan Egianus Kogeya sebagai otak di balik insiden tersebut.

Ekianus Kogeya
Ekianus Kogeya (Facebook TPNPB)

Egianus Kogeya pun juga telah mengakui mereka yang bertanggung jawab atas insiden berdarah tersebut.

Namun mereka membantah membunuh orang-orang sipil.

Para pekerja yang dieksekusi menurut kelompok ini merupakan aparat yang sedang menyamar. 

 

Pengamat Terorisme, Sidney Jones, menyebut kelompok Egianus Kogeya merupakan sempalan dari Kelly Kwalik, komandan dari sayap militer Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Kelly Kwalik tewas dalam penyergapan polisi pada 2009.

Egianus dan anak buahnya, dikenal lebih militan dan mayoritas berusia muda.

Dari catatannya, Egianus pernah membuat keributan saat Pilkada serentak Juli lalu, dalam upaya mencegah pelaksanaan pemilu.

Baca: Kisah Misi Pasukan Khusus Raider Kostrad dan Kopassus Bergabung Bebaskan Korban Sandera KKB di Papua

Baca: Foto Viral - Pria Muntilan Nikahi Bule Cantik Asal Inggris, Ternyata Ini Pekerjaannya di Bali

Baca: Krestle Deomampo, Dokter Sunat Cantik dari Filipina, Intik Kecantikannya Yuk! Yakin Takut Disunat?

Baca: Chatting di WhatsApp Sambil Nonton Video? Bisa Kok, Begini Caranya!

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved