Rabu, 29 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Daftar Orang Terkaya di Indonesia 2018, Ada Empat Pendatang Baru Berharta Triliunan

Tercatat ada empat pendatang baru masuk daftar orang terkaya di Indonesia 2018 menurut majalah Forbes. Namun keberadaan mereka ...

Editor: Duanto AS
Instagram/putri_tanjung
Chairul Tanjung dan Putri Tanjung. 

1. R Budi dan Michael Hartono, US$35 miliar (Rp508 triliun)

ed
Robert B Hartono & Michael Hartono (kolase)

Sekitar 70% kekayaan mereka berasal dari Bank Central Asia.

Keluarga ini juga pemilik perusahaan produsen rokok, Djarum, elektronik Polytron dan real estate. Hartono bersaudara juga ada di peringkat lima dalam daftar keluarga terkaya Asia 2017.

2. Susilo Wonowidjojo US$9,2 miliar (Rp133 triliun)

Susilo (62 tahun) naik ke peringkat dua karena meningkatnya harga saham Gudang Garam, perusahaan yang memperoduksi sekitar 70 miliar batang rokok setiap tahunnya.

Keluarga Wonowidjojo juga berinvestasi di kelapa sawit melalui Makin Group.

3. Eka Tjipta Widjaja US$8,6 miliar (Rp124 triliun)

Tahun ini kekayaan Eka Tjipta (95 tahun) turun US$500 juta, sehingga Eka Tjipta pun turun ke peringkat tiga.

Kekayaan Eka berasal dari grup Sinar Mas yang bergerak di industri kertas, agrobisnis, telekomunikasi, real estate dan layanan finansial.

 Sumber Kekayaan Bambang Hartono, Peraih Perunggu Asian Games Punya Harta Rp 467,1 Triliun

 Sumber Kekayaan Komedian Sule yang Jarang Terekspose, dari Warnet hingga Clothing Line

 Sumber Kekayaan Kartini Muljadi, Wanita Terkaya di Indonesia Versi Forbes

4. Sri Prakash Lohia US$7,5 miliar (Rp108 triliun)

Sri Prakash (66 tahun) pindah ke Indonesia dari India pada tahun 1970-an. Naik ke posisi empat seiring peningkatan harga saham Indorama Ventures, perusahaan petrokimia yang terdaftar di bursa Thailand.

Produk yang dihasilkan perusahaannya antara lain pupuk, bahan mentah tekstil dan sarung tangan medis.

5.Anthony Salim US$5,3 miliar (Rp76,9 triliun)

s
Bos Salim Group Anthony Salim atau Liem Hong Sien (Tribunnews)

Anthoni Salim (69 tahun) adalah kepala Grup Salim, yang memiliki lebih dari 50% saham Indofood.

Grup Salim memiliki pula firma investasi First Pacific di Hong Kong, pabrik roti di Singapura, dan perusahaan perdagangan di Cina. Kekayaannya tahun ini turun US$1,6 miliar

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved