Makan di Cobek Raksasa Alami Pinggir Sungai Desa Air Batu, Menikmati Kuliner Khas Jambi

Pernah menggunakan cobek raksasa di pinggir sungai Desa Air Batu di Merangin? Ini satu lagi kuliner khas Jambi.

Penulis: Muzakkir | Editor: Duanto AS
Tribun Jambi/Muzakir
Makan Merawang dan cobek raksasa di pinggir Sungai Desa Air Batu, Merangin. Info kuliner khas Jambi. 

Namun untuk lokasi, dirinya selalu mencari tempat yang baru.

"Kebetulan hari ini kita pilih tempat disini (Desa Air Batu,red). Rencana ke depannya kita cari tempat baru lagi," kata Denno.

Makan Merawang ala Denno Cs dilakukan di pinggir sungai.

Sebelum makan, peserta yang ikut terlebih dahulu menyiapkan makanan.

Di sini ada yang unik.

Makanan yang disantap dimasak di tempat, seperti sambal dan lain sebagainya.

Nah, untuk peralatan memasak, biasanya dibawa dari rumah, karena tidak semua lokasi makan Merawang ada penduduknya.

"Jika ada penduduk setempat, kita bisa minjam peralatan seperti kuali atau periuk. Nah untuk kali ini, kita minjam dengan warga sekitar, kebetulan juga ada yang kenal," kata Denno.

"Biasanya cuman kuali sama Periuk saja yang minjam. Yang lainnya kita usahakan sendiri, gimanapun itu caranya," sambungnya.

Makan Merawang dan cobek raksasa
Makan Merawang dan cobek raksasa (Tribun Jambi/Muzakir)

Untuk memasak, mereka tidak menggunakan kompor gas.

Mereka menggunakan kayu bakar yang baru saja mereka ambil dari hutan sekitar.

Cobek raksasa di pinggir sungai

Nah untuk ada yang unik lagi.

Untuk menggiling cabai, mereka tak menggunakan blender, mereka memanfaatkan batu alam yang ada disekitar.

Nah kebetulan disana ada sebuah batu besar yang bisa dijadikan gilingan cabai.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved