Mercedes Hanya Dibanderol Rp 170 Juta, KPK Lelang Barang Rampasan Secara Online

Memeringati Hari Anti Korupsi Sedunia 2018 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menggelar lelang barang rampasan

Mercedes Hanya Dibanderol Rp 170 Juta, KPK Lelang Barang Rampasan Secara Online
Tribunnews.com/ Amriyono Prakoso
Lelang barang hasil rampasan KPK yang digelar Juli 2018 lalu. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Memeringati Hari Anti Korupsi Sedunia 2018 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menggelar lelang barang rampasan hasil tindak korupsi.  Lelang akan digelar 4 Desember 2018 mendatang secara online.

"KPK melaksanakan lelang eksekusi barang rampasan berdasarkan Pasal 273 ayat (3) KUHAP dan Pasal 18 ayat 1 (a) UU 31/1999 tentang Tindak Pidana Korupsi. Lelang akan menggunakan Aplikasi Lelang e-mail (e-auction) dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta III," Tulis Plt. Unit Kerja Labuksi KPK Titik Utami dalam keterangan resminya, Senin (28/11).

Baca: Survei Median 4-16 November di Pulau Jawa dan Desa-desa, Elektabilitas Jokowi-Maruf 47,7 %

Secara total ada 50 paket yang akan dilelang dengan barang seperti: mobil, motor, sepeda, perhiasan, arloji, pulpen, ponsel, dan tas.

Beberapa barang yang cukup menarik misalnya ada Mercedes Benz A45 AMG tahun 2015 lengkap dengan STNK dengan nilai jaminan Rp 170 juta, dan batas nilai penjualan Rp 821,28 juta.

Adapula Honda CRV 2.4 AT tahun 2016 lengkap dengan BPKB dan STNK dengan nilai jaminan Rp 60 juta, dan batas penjualan Rp 264 juta. Kemudian ada Harley Davidson Spotster dengan nilai jaminan Rp 15 juta, dan batas penjualan Rp 72,09 juta.

Beberapa koleksi ponsel juga bisa didapatkan dengan harga jaminan Rp 500.000. arloji dengan nilai jaminan Rp 150.000, dan masih banyak lagi.

Nilai jaminan merupakan jumlah uang yang mesti disetor calon peserta lelang sebelum lelang dimulai. Sementara nilai batas penjualan merupakan nilai maksimum penjualan.

Baca: Soal Chant Edy Out pada Laga Timnas Indonesia vs Filipina, Ini Jawaban Resmi Edy Rahmayadi

Baca: Terima Transferan Rp 568 Juta, Pernikahan Gubernur Aceh dan Model Steffy Burase Batal karena OTT

Sementara terkait beberapa kendaraan tak memiliki kelengkapan surat, Titik bilang bahwa biaya pengurusannya merupakan tanggung jawab pemenang lelang.

"Biaya balik nama barang, tunggakan pajak berikut denda-dendanya serta biaya-biaya resmi lainnya menjadi tanggung jawab sepenuhnya pembeli," sambung Titik.

Untuk informasi lebih lengkap silakan kunjungi laman: www.lelangdjkn.kemenkeu.go.id

Editor: fifi
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved