Soal Jalur Kereta Api Jambi - Bungo, Sukandar Mengaku Belum Dapat Info
Pembangunan Jalur Kereta Api Jambi - Bungo tahap II akan melintasi 3 kabupaten, yakni Muaro Jambi, Batanghari dan Muara Tebo.
Penulis: Heri Prihartono | Editor: Teguh Suprayitno
Laporan Wartawan Tribun Jambi Heri Prihartono
TRIBUNJAMBI.COM, TEBO - Bupati Tebo Sukandar mengaku belum mendapatkan pemberitahuan secara resmi terkait rencana pembangunan rel dan stasiun kereta api di Kabupaten Tebo.
"Pemberitahuan resmi belum ada. Apakah itu bisa dipertanggungjawabkan atau tidak belum tahu kita," kata Sukandar, kepada Tribunjambi.com, Selasa (27/11).
Bahkan berdasar penelurusannya di tingkat pusat, rencana tersebut belum terealisasi dalam waktu dekat.
"Sepertinya sementara tertunda dan kemungkinan belum ada dalam waktu dekat ini," kata Sukandar.
Baca: Tim Kejari Geledah Ruang Sebelah, Wabup Sarolangun dan Staf sampai Kaget
Dengan belum adanya surat resmi rencana pembangunan rel maupun stasiun, pihaknya mengaku belum ada rencana khusus.
"Karena surat resmi memang belum ada sejauh ini," kata Sukandar.
Sementara itu berdasar informasi di lapangan, Pembangunan Jalur Kereta Api Jambi - Bungo tahap II akan melintasi 3 kabupaten, yakni Muaro Jambi , Batanghari dan Muara Tebo.
Rencananya pembangunan rel kereta api ini akan memiliki panjang jalur 173.088 meter melintasi tiga kabupaten dan sembilan kecamatan.
Baca: Kesal Banyak Lurah dan Kades Tak Ikut Rakor, Robby Langsung Perintah Camat Buat Surat Teguran
Di Kabupaten Tebo rel kereta api akan melintas sepanjang kecamatan Tebo Ilir, Tengah Ilir dan Tebo Tengah.
Sedangkan stasiun Lubuk Madrasah dan Muara akan menjadi tempat pemberhentian kereta api di Kabupaten Tebo.