Sikap Malaysia yang Buat Soekarno Meradang, Hingga Siapkan Pasukan ini Untuk 'Ganyang Malaysia'
Masa konfrontasi, sebagaimana amanat 'Ganyang' Malaysia dari Presiden Bung Karno, perang antara pasukan TNI
TRIBUNJAMBI.COM - Masa konfrontasi, sebagaimana amanat 'Ganyang' Malaysia dari Presiden Bung Karno, perang antara pasukan TNI dengan pasukan Gurkha tak terelakkan.
Tak sedikit berjatuhan korban dari kedua belah pihak
//

Gurkha memang sangat terkenal dengan kemampuan berperangnya yang otodidak, agresif di medan pertempuran, tidak takut mati, memiliki loyalitas yang tinggi, tahan dalam berbagai medan perang, kondisi fisik yang kuat dan pekerja keras, sehingga Gurkha menjadi suku yang begitu disegani oleh kawan, tapi ditakuti oleh lawan.
Awalnya mereka direkrut untuk menjadi tentara bayaran (mercenaries), sebelum akhirnya masuk dalam jajaran British Army yang digaji layaknya tentara Inggris sendiri atau legiun asing pada umumnya.
Mereka mempunyai unit sendiri dengan nama Brigade of Gurkha sebagai salah satu bagian dari jajaran top angkatan bersenjata Inggris.
Brigade of Gurkha ini dibentuk pada tahun 1815, dimana pasukan Gurkha terlibat dalam berbagai medan pertempuran bersama Inggris.
Baca: Tahu Cintanya Ditolak Pramugari & Kalah dengan Seorang Duda, Soekarno Sangat Murka Karena Cinta
Baca: Jakarta Dibuat Mencekam! Saat Kopassus dan Marinir Siap Saling Serang, Sosok Disegani ini Muncul
Ketika Perang Dunia I sedang membara, sebanyak 100.000 prajurit Gurkha masuk dalam Brigade of Gurkha.
Pasukan Gurkha
Tidak hanya sekedar terlibat dalam Perang Dunia I, pasukan ini juga ikut bertempur di medan perang Perancis, Mesopotamia, Persia, Mesir, Gallipoli, Palestina dan Salonika.
Atas kerja keras dan prestasi mereka dalam peperangan tersebut, Gurkha berhasil mendapatkan 2 penghargaan bergengsi Victoria Crosses.
Pada Perang Dunia II, sebanyak 112.000 tentara Gurkha bersama Pasukan aliansi Commonwealth saling bahu membahu dalam perang di Suriah, Afrika Utara, Italia, Yunani bahkan sampai Malaysia dan Singapura.
Untuk hal tersebut, mereka mendapat 10 penghargaan Victoria Crosses.
Dengan adanya pengalaman bertempur yang cukup baik, Gurkha berhasil menjelma menjadi kekuatan yang mengerikan, bahkan melebihi pasukan elit sekalipun.

Pada masa perang Malvinas, dalam suatu front pertempuran, Inggris mempropagandakan kepada pihak militer Argentina akan menyertakan 1 batalyon pasukan Gurkha-nya.