FH Unja Gelar Seminar Internasional, Pembicara dari Universitas Charles Darwin dan Thailand

Seminar Internasional bertajuk sumber daya alam untuk kesejahteraan rakyat berlangsung di Swiss-Belhotel Jambi, Senin (12/11).

FH Unja Gelar Seminar Internasional, Pembicara dari Universitas Charles Darwin dan Thailand
tribunjambi/nurlailis
Seminar Internasional bertajuk sumber daya alam untuk kesejahteraan rakyat berlangsung di Swiss-Belhotel Jambi, Senin (12/11/2018). Seminar ini diselenggarakan oleh fakultas hukum Universitas Jambi (Unja). 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Nurlailis

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Seminar Internasional bertajuk sumber daya alam untuk kesejahteraan rakyat berlangsung di Swiss-Belhotel Jambi, Senin (12/11). Seminar ini diselenggarakan oleh fakultas hukum Universitas Jambi (Unja).

Ini merupakan seminar internasional ketiga yang menghadirkan Dr. Danial Kelly dan Prof. Ros Vickers dari Universitas Charles Darwin. Juga menghadirkan Prof. Prasit Aekaputra dan Peerapon Jaderojananont Ph.D dari Universitas Rangsit Thailand.

Dari Indonesia menghadirkan Dr. Siswo Pramono dari kementerian luar negeri dan Miranda Risang Ayu dari fakultas hukum Universitas Padjajaran. Juga menghadirkan Daniel Chrisendo dan Nadjia Meharaban dari Universitas Gottingen Jerman yang sekarang melakukan penelitian di Jambi. Dan moderator dari seminar ini adalah Dr. Jaka Triana dari Universitas Gajah Mada.

“Capaian dari kegiatan ini sangat erat dengan visi fakultas hukum yaitu menjadi unggul dibidang hukum sumber daya alam tidak hanya tingkat lokal tapi di nasional bahkan asia tenggara. Kami akan membangun semacam kolaborasi pembangunan hukum tingkat lokal, nasional dan asia tenggara yang kepentingannya untuk membangun hukum sumber daya alam yang berpihak kepada rakyat,” ungkap ketua panitia, Mohamad Rapik.

Topik-topik yang dibahas dalam seminar ini diantaranya adalah Deklarasi PBB tentang hak-hak masyarakat adat dan tanggung jawab dalam pencemaran kabut asap transnasional, hak masyarakat adat sehubungan dengan sumber daya genetik, hukum sumber daya alam di australia: tantangan dan peluang untuk kesejahteraan masyarakat, isu terkini dan strategis diplomasi Indonesia terhadap kebijakan Uni Eropa tentang minyak sawit Indonesia, perencanaan peraturan perundangan hukum sumber daya alam di australia untuk masyarakat adat, kebijakan negara pada pengelolaan sumber daya alam untuk kesejahteraan masyarakat di thailand, dapatkah orang mengelola hutan sendiri? tragedi milik bersama, sumber daya kolam bersama, dan kerangka sistem ekologi sosial, serta hak milik tanah petani dan deforestasi.

“Seminar internasional ini diharapkan bisa menghasilkan rekomendasi yang lebih baik sehingga bisa berpihak kepada masyarakat didalam pengelolaan sehingga betul-betul menyentuh kesejahteraan mereka. Selam ini memang masyarakat terpinggirkan ketika bicara tentang sumberdaya alam dan ekonomi,” ugnkap dekan fakultas hukum Unja, Helmi.

Ia juga menyampaika ada dua output yang akan dihasilkan. Pertama rekomendasi tertulis kepada pemerintah pusat dan kabupaten kota di Provinsi jambi. kedua akan dibukukan sehingga bisa di share dan dimanfaatkan oleh akademisi tidak hanya di Indonesia namun juga luar negeri. (lai)

Penulis: Nurlailis
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved