Hati-hati 17 Titik Rawan Longsor, Batang Asai Termasuk Paling Diwaspadai
Memasuki musim pancaroba, dari musim kemarau ke musin penghujan yang kerap disertai angin kencang, petir dan cuaca ekstrim.
Penulis: Wahyu Herliyanto | Editor: Nani Rachmaini
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Wahyu Herliyanto
TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Memasuki musim pancaroba, dari musim kemarau ke musin penghujan yang kerap disertai angin kencang, petir dan cuaca ekstrim.
Di Kecamatan Batang Asai menjadi salah satu wilayah di Kabupaten Sarolangun yang paling diwaspadai rawan terjadi banjir dan longsor, karena wilayah tersebut adalah berupa perbukitan terjal dan masih alami.
Untuk itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sarolangun meminta warga yang tinggal wilayah perbukitan Batang Asai mewaspadai terjadinya bencana seperti banjir bandang.
Triyanto, Kepala BPBD Sarolangun mengatakan berdasarkan pengalaman sebelumnya daerah Batang Asai rentan terjadinya banjir bandang bila curah hujan tinggi hingga seharian penuh.
"Penyebab banjir bandang salah satunya daya tampung sungai yang tidak memadai sehingga meluapnya air ke permukaan," kata Triyanto.
Triyanto juga mengatakan faktor alam sangat berpengaruh terhadap terjadinya banjir bandang, seperti keberadaan hutan di Batang Asai banyak yang gundul ditebangi oknum yang tidak bertanggung jawab.
"Sehingga serapan air tidak lagi dapat diserap oleh pohon dan dapat mengakibatkan banjir bandang," katanya.
sementara kabid kedaruratan BPBD sarolangun, Yen aswadi mengaku tidak hanya kewaspadaan banjir bandang saja, tetapi hujan deras yang melanda Sarolangun beberapa hari lalu mengakibatkan ruas jalan menuju Kecamatan Batang Asai mengalami longsor. Akibatnya beberapa titik jalan lumpuh.
Yen Aswadi, mengatakan titik longsor tersebut tepat di jalan menuju Kecamatan Batang Asai berada tepat di wilayah Bukit Rayo.
“Memang setiap tahun daerah tersebut menjadi langganan longsor bila memasuki musim hujan,” kata Yen Aswadi.
Dikatakannya jika terdapat tiga titik longsor di Bukit Rayo menuju Kecamatan Batang Asai, namun secara keseluruhan ada 17 titik yang rawan longsor di kawasan tersebut.
“Kami menghimbau pengendara agar berhati-hati, karena jalan licin karena habis dibersihkan dengan alat berat,” katanya.
Akibat longsor tersebut, jalan menuju Batang Asai sempat mengalami kelumpuhan selama dua jam, sebelum didatangkan alat berat milik Dinas PUPR Provinsi Jambi yang sedang melakukan pekerjaan di wilayah Kecamatan Batang Asai.