Anggota Sekretariat Dikumpulkan Diruang Banggar. Ada Apa
Anggota sekretariat DPRD Tebo, tiba-tiba dikumpulkan di ruang banggar DPR, Kamis (1/11)
Penulis: Heri Prihartono | Editor: Deni Satria Budi
Laporan Wartawan Tribun Jambi Heri Prihartono
TRIBUNJAMBI.COM, TRIBUN - Anggota sekretariat DPRD Tebo, tiba-tiba dikumpulkan di ruang banggar DPR, Kamis (1/11).
Anggota sekretariat yang sedang bekerja tiba-tiba diminta masuk ke ruang banggar untuk mengikuti pertemuan bersama 6 Fraksi (PDIP, Demokrat, Nasional Demokrasi Kebangkitan Bangsa, PAN, Gerindra dan PKS).
Dijelaskan jika anggota sekretariat dewan seharusnya menjalankan tugas dan fungsinya terhadap 6 fraksi yang masih berstatus sebagai anggota dewan.
Baca: 6 Fraksi di DPRD Tebo Minta Perbaikan Penyusunan RAPBD 2019
"Kami mengingatkan agar anggota sekretariat mengikuti ajakan kebaikan, niat kami baik terkait persoalan APBD. Kenapa sekretariat tidak mau melayani kita, ini kan aneh," kata Wakil Ketua I DPRD Tebo, Wartono.
"Kalau tidak mau bekerja silahkan mundur saja,"
Wakil Ketua II DPRD Tebo, Syamsurizal mengatakan jika seharusnya anggota sekretariat dewan menjalan tugasnya seperti biasa.
Baca: VIDEO: Black Box Ditemukan di Kedalaman 30 Meter, Begini Penampakan Kotak Hitam Lion Air yang Jatuh
Konflik di DPR dinilai merupakan hal biasa dan pegawai sekretariat tidak diperkenankan untuk terlibat di dalamnya, satu diantaranya dalam pengaruhnya terhadap pelayanan di sekretariat.
Dalam kesepakatan Enam fraksi pun bulat mengirim surat ke Bupati agar menonaktifkan Nafri Zunaedi, selaku Sekretariat Dewan Nafri Zunaedi yang dinilai tidak menjalankan fungsinya sebagai pimpinan sekretariat dengan baik.
Baca: VIDEO: Black Box Ditemukan di Kedalaman 30 Meter, Begini Penampakan Kotak Hitam Lion Air yang Jatuh
"Setelah ini kami akan segel ruangan sekwan dari 6 Fraksi dan kami minta agar apa yang kami lakukan tidak dianggap ilegal," kata Syamsurizal.
Syamsurizal mengatakan jika permasalahan ini berawal dari usulan 6 fraksi agar adanya perbaikan buku RAPBD.
Namun seiring berjalan usulan mereka tak mendapat jawaban sejak diputuskan dalam 10 hari.
Bahkan pimpinan Sekretariat Dewan justru dinilai tidak memfasilitasi mereka sebagai anggota dewan. " Kami sudah tidak dianggap anggota dewan," kata Syamsurizal.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/pegawai-sekretariat-dewan-dikumpulkan-di-ruang-banggar-dprd-tebo_20181101_130001.jpg)