Rabu, 22 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

7 Perusahaan Penyedia Tentara Bayaran Terkuat di Dunia, Triple Canopy Gantikan Tentara AS di Irak

TRIBUNJAMBI.COM- Di tengah perang modern, kehadiran tentara bayaran ternyata terus dibutuhkan. Tentara bayaran

Editor: ridwan

TRIBUNJAMBI.COM- Di tengah perang modern, kehadiran tentara bayaran ternyata terus dibutuhkan. Tentara bayaran dibandingkan dengan tentara negara-negara tertentu, lebih terlatih dan profesional. Tidak heran, tentara bayaran lebih dipercaya mengamankan aset seperti kedutaan besar dan blok minyak.

Berbagai konflik di belahan dunia, ikut menyuburkan bisnis tentara bayaran. Perang telah menyuburkan bisnis tentara bayaran. Bahkan, di antaranya menjelma menjadi perusahaan besar, lengkap dengan berbagai peralatan perang seperti panser, tank, pesawat, dan helikopter.

Businessinsider, Rabu 24 April 2013, mendata berbagai perusahaan tentara bayaran yang memiliki kekuatan perang terbesar:

1. Security Giant G4S

Security Giant mempekerjakan sekitar 625 ribu orang dan menjadikan sebagai perusahaan swasta dengan tenaga kerja terbanyak kedua di dunia, hanya kalah dengan Wal-Mart.

Selain fokus mengamankan bank, penjara swasta, dan bandara pribadi, G4S juga ikut terjun langsung ke medan konflik di berbagai penjuru dunia. Pada 2008, Armorgroup, pasukan elite G4S, mengerahkan 9.000 tentaranya untuk melindungi konvoi pasokan non militer di Irak.

Security Giant memiliki cabang di 125 negara, termasuk di kawasan berbahaya seperti Afrika dan Amerika latin. G4S menawarkan jasa keamanan kepada instansi pemerintah dan swasta untuk mengamankan objek vital, pembersihan ranjau darat, intelijen hingga pelatihan tentara.

2. Unity Resource Group

Perusahaan ini berbasis di Australia dan memiliki 1.200 staf di penjuru dunia. Berbagai tentara veteran Australia, Amerika Serikat, dan Inggris bergabung ke perusahaan ini sebagai tentara bayaran.

Perusahaan ini mulai dikenal setelah mendapat tugas menjaga kedutaan besar Australia di Baghdad. Pada 2010, pasukan bayaran ini bertanggung jawab atas dua penembakan mobil kontroversial di Irak, yang menyebabkan seorang profesor asal Australia dan dua wanita sipil tewas.

3. Erinys

Erinys mendapatkan kontrak dari Departemen Luar Negeri AS ke Irak. Misinya adalah mengerahkan sekitar 16.000 pasukan untuk menjaga 282 lokasi di Irak, terutama mengamankan pipa minyak, blok migas, dan aset energi lainnya.

Erinys juga terkenal di Afrika. Baru-baru ini mendapatkan dua kontrak dari Republik Kongo untuk mengamankan proyek migas dan pertambangan bijih besi.

4. Asia Security Group

Didirikan oleh Mashmat Karzai, sepupu Presiden Afganistan, Hamid Karzai. Asia Security Group merupakan perusahaan keamanan terbesar di Afganistan dengan 600 tentara.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved