Perayaan Halloween, dari Sejarah, Tradisi hingga Mitos Hantu Labu
Setiap tanggal 31 Oktober diperingati sebagai Hari Halloween. Ini sejarah dan fakta tentang Halloween yang unik.
TRIBUNJAMBI.COM - Setiap tanggal 31 Oktober diperingati sebagai Hari Halloween.
Pada hari tersebut, orang-orang biasanya mengenakan kostum menyeramkan sambil melakukan trick or treat, berpesta di tengah api unggun.
Selain itu, perayaan Halloween juga ditandai dengan ruangan yang penuh dengan dekorasi labu kuning yang sudah dibentuk seram.
Sejarah dan fakta tentang Halloween cukup unik. Ada beberapa catatan tentang perayaan ini.
Malam Samhain
Perayaan Halloween diperkirakan sudah mulai muncul sejak 2.000 tahun lalu.
Pada 1 November, bangsa Celtic akan merayakan tahun baru mereka yang disebut Samhain. Di malam sebelum Samhain, roh-roh dipercaya akan melintasi Bumi ketika mereka melakukan perjalanan ke akhirat.
Baik peri, iblis, maupun makhluk halus lainnya diyakini akan menuju ke akhirat di malam tersebut. Samhain sekarang ini dikenal dengan nama Halloween.
Baca: CPNS Tanjab Barat Ini Jadwal dan Lokasi Tes SKD CPNS 2018 Pemkab Tanjab Barat
Baca: CPNS Kabupaten Batanghari - Jadwal, Lokasi hingga Daftar Peserta Tes TKD, Cek Disini!
Baca: CPNS Kabupaten Merangin - Jadwal dan Lokasi Ujian, Catat Tanggal dan Sesi Pelaksanaan SKD
Tradisi Memakai Kostum
Selain mengorbankan hewan untuk para dewa dan berkumpul di sekitar api unggun saat Halloween, bangsa Celtic biasanya mengenakan kostum – terbuat dari kulit hewan – untuk membuat bingung para roh.
Menurut American Folkfore Centre, cara ini mungkin dilakukan untuk menghindari agar mereka tidak kerasukan.
Trick or Treat
Pada awal praktik trick or treat, bangsa Celtic yang telah mengenakan kostum akan berkeliling dari rumah ke rumah untuk bertukar makanan atau minuman.
Aktivitas tersebut menyimbolkan proses persembahan yang biasa dilakukan untuk makhluk gaib.
Halloween di Amerika
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/18102018_hallowen_20181018_140806.jpg)