Sadis! Jurnalis Arab Saudi Dimutilasi Lalu Dilenyapkan dengan Menggunakan Cairan Asam
Tak hanya itu, mayat jurnalis Arab Saudi ini juga diduga dilenyapkan dengan menggunakan cairan asam.
Khashoggi dilaporkan hilang setelah memasuki gedung konsulat untuk mengurus dokumen pernikahan dengan tunangannya, Hatice Cengiz.
The New York Times telah membongkar sejumlah identitas pelaku.
Ada Tubaigy, Kepala Dewan Sains Forensik Saudi dan pejabat tinggi sekolah kedokteran setempat.
Baca: 5 Fakta dari Hantu Laut TNI AL yang Bernama Denjaka dengan Kemampuan Sebanding Ratusan Orang
Baca: 5 Operasi Militer Berat yang Dilakukan Paskhas TNI AU yang Pernah Halau & Gentarkan Tentara Asing
Tubaigy berperan selaku penanggung jawab dalam proses mutilasi Khashoggi.
Dari bukti rekaman, ia melakukan tugasnya sembari mendengarkan musik.
Selain itu nama Maher Abdulaziz Mutreb juga tercatut.
Mutreb pernah bertugas sebagai diplomat di Inggris.
Ia dikabarkan merupakan pengawal Putra Mahkota Pangeran Mohammed Bin Salman.
Banyak foto yang beredar memperlihatkan Mutreb mendampingi Pangeran Mohammed Bin Salman dalam kunjungannya ke Madrid, Paris, hingga markas PBB.
Setidaknya sembilan dari lima belas pelaku yang terlibat dalam kasus ini bekerja di dinas keamanan, militer serta beberapa instansi pemerintah lainnya.
Khashoggi adalah mantan penasihat pemerintah.
Ia melarikan diri dari Saudi dan tinggal di Amerika Serikat (AS) sejak September 2017.
Jurnalis berusia 60 tahun ini kerap mengkritik kebijakan Putra Mahkota Pangeran Mohammed Bin Salman hingga keterlibatan Saudi dalam konflik Yaman.
Berbagai klaim terkait kasus pembunuhan ini muncul.
Salah satunya dari Al Jazeera yang menyebutkan bahwa pembunuhan dan mutilasi Jamal Khashoggi hanya membutuhkan waktu tujuh menit.