Misteri Hutan Mistis Tempat Latihan Pasukan Paskhas, Sempat Sesatkan Prajurit ke Keraton Gaib

Namun menghilangnya siswa komando Paskhas selama satu minggu itu ternyata berefek positif.

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Paskhas
Komando Pasukan Khas (Paskhas) TNI AL 

TRIBUNJAMBI.COM - Kekuatan pasukan khusus Indonesia tidak akan ada habisnya untuk diungkap.

Mulai dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat, Laut dan udaranya, ketiganya memiliki pasukan khusus sendiri.

Pasukan khusus pun dibentuk demi menjalani misi-misi yang diharuskan selesai untuk keuntungan Indonesia.

Baca: Saat Komandan Kompi Kopassus ini Harus Memangku Jasad Prajurit Terbaiknya di Medan Perang

Baca: Anggap Remeh Indonesia, Belanda Terkejut Saat Pasukan Gerak Tjepat (PGT) Lakukan Infiltrasi Udara

Ternyata tidak mudah memilih pasukan khusus dari setiap angkatan, latihan dan seleksi keras harus dilalui demi memegang title pasukan khusus itu.

Berbicara masuk dan jadi bagian dari pasukan khusus TNI. Satu diantara pasukan khusus Indonesia dari TNI AU sungguh memerlukan keahlian yang sangat baik.

Materi paling menegangkan dalam pendidikan siswa komando Pasukan Khas (Paskhas) pasukan khusus dari TNI AU adalah ketika memasuki tahap pelolosan diri.

Dalam tahap pelolosan diri, dalam istilah dunia militer dikenal sebagai Survival Evasion Resistance and Escape (SERE), siswa komando digembleng agar bisa meloloskan diri dari kepungan musuh sambil melakukan perlawanan.

Tapi dalam sistem pendidikan komando Paskhas materi SERE yang dilaksanakan adalah menggembleng siswa selain bisa lolos dari kejaran musuh juga agar bisa mencari tempat persembunyian yang paling sulit ditemukan.

Siswa komando Paskhas yang tempat persembunyiannya tidak bisa ditemukan oleh para pemburunya dalam hal ini para pelatih, akan mendapatkan nilai tersendiri dalam proses kelulusannya.

Komando Pasukan Khas (Paskhas) TNI AL
Komando Pasukan Khas (Paskhas) TNI AL (Paskhas)

Oleh karena itu dalam tahap materi SERE, para siswa komando Paskhas yang saat itu masih menggunakan lokasi latihan di hutan Ranca Upas, Ciwidey, Bandung, berusaha keras mencari tempat persembunyian yang memang paling sulit ditemukan para pelatih.

Pasalnya makin cepat siswa komando tertangkap pelatih yang berperan sebagai pasukan pengejar dan situasinya dibuat seperti dalam pertempuran sungguhan, siswa bersangkutan juga akan makin cepat masuk ke “kamp tawanan” untuk diinterogasi sambil dihajar.

Suatu kali ada satu personel siswa komando yang bersembunyi di bawah jembatan dalam hutan yang jarang sekali dilalui karena terkenal angker.

Ketika siswa komando itu sudah merasa aman bersembunyi di bawah jembatan dan mulai berkhayal jika dirinya tertangkap para pelatih, tiba-tiba ia seperti memasuki sebuah keraton.

Dalam keraton yang berpenghuni banyak orang itu, ia bahkan dijamu dengan makanan enak dan diberi uang serta emas dalam jumlah banyak.

Baca: Anggota RPKAD ini Nekat Bertahan di Tumpukan Jenazah Rekannya Demi Hindari Prajurit Belanda

Baca: VIDEO: Antusias Warga Merangin Ikuti Tausiah Luar Biasa, Desember Haris Undang UAS Lagi

Sementara itu para pelatih pendidikan komando Paskhas sudah lebih tiga hari melakukan pencarian terhadap prajurit bersangkutan dengan dibantu “orang pintar”.

Para pelatih merasa sedikit tenang dan punya harapan karena “orang pintar” bersangkutan bilang, siswa komando yang hilang akan ditemukan dalam keadaan hidup.

Paskhas TNI AU
Paskhas TNI AU (Tribun Jogja)

Pada hari ketujuh menghilangnya siswa komando Paskhas itu, para pelatih akhirnya berhasil menemukannya di bawah jembatan dalam keadaan hidup.

Siswa komando yang tidak mengalami sakit dan masih sehat itu bahkan bisa bercerita tentang pengalamannya masuk dunia gaib, diberi makan enak, diberi uang dan emas dalam jumlah banyak.

Tapi ketika uang dan emas yang ditaruh di saku itu dikeluarkan, ternyata hanya berupa daun-daunan dan kerikil.

Namun menghilangnya siswa komando Paskhas selama satu minggu itu ternyata berefek positif.

Para siswa pendidikan komando yang sedang digojlok di “kamp tawanan” dan diperlakukan ala tawanan perang sungguhan, siksaannya menjadi berkurang.

Atau dalam istilah para siswa komando Paskhas, interogasi dan siksaan dalam tahap penggojlokkan di kamp tawanan “lebih manusiawi”. (Agustinus Winardi Intisari.grid.id)

Media Asing Sebut 'Mengerikan' Lihat Latihan Prajurit Paskhas Diserbu Peluru Otomatis AK-47

TRIBUNJAMBI.COM - Salah satu kebanggaan dari Indonesia hingga saat ini terletak pada kekuatan militernya.

Memiliki Kopassus, Denjaka dan juga Paskhas, ketiga pasukan khusus dari tiga angkatan darat, laut dan udara itu menjadi momok menakutkan bagi tentara elit negara lain.

Itu adalah militer Indonesia yang diakui kehebatannya di dunia.

Banyak fakta mencengangkan tentang hebatnya militer negara kita ini.

Baca: Awkarin Mendadak Umumkan Pensiun Selebgram, Ini 9 Sumber Kekayaan yang Bikin Sukses

Baca: Minta Didorong Rekannya Bila Ragu, Aksi LB Moerdani Nekat Terjun dari Pesawat Demi Rebut Medan

Bahkan, negara lain sudah memandang tentara Indonesia sebagai pasukan yang kuat.

Latihan khusus yang dilakukan oleh para calon prajurit TNI rupanya bikin media asal Inggris merasa ngeri sekaligus kagum.

Bagaimana tidak, seperti dikutip dari Daily Mail, mereka mengunggah video yang memperlihatkan latihan prajurit TNI dengan judul ‘Lihat latihan mengerikan di Indonesia sebagai prajurit menghindari peluruh tajam dari senapan serbu saat merayap di dalam lumpur’.

Latihan yang dimaksud adalah doper, dimana para prajurit merayap di lumpur dan dihujani tembakan menggunakan senapan semi otomatis AK-47 buatan Soviet.

Aksi Dopper, latihan Kopassus yang harus merayap dengan serbuan peluru
Aksi Dopper, latihan Kopassus yang harus merayap dengan serbuan peluru (Daily Mail)

Enam prajurit dalam video itu diketahui dari Pasukan Khas (Paskhas) TNI AU.

Dalam hal ini Daily Mail menyebutkan video itu merupakan latihan Paskhas.

Karena dapat dilihat dari seragam serta senjata yang digunakan dalam latihan doper tersebut terlihat mereka adalah Paskhas.

Diketahui, latihan doper tidak hanya dikhususkan oleh pasukan elite TNI saja, tapi seluruh satuan TNI mewajibkan latihan ini.

Berikut Videonya:

IKUTI KAMI DI INSTAGRAM:

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved