VIDEO: Ikuti Carnaval Angso Duo, Gadis Cantik Ini Pakai Baju Seberat 20 Kilogram, Selama 5 Jam
Sehingga Rani terlihat membawa baju itu seperti orang terbang. Namun sebenarnya ia didorong oleh beberapa orang, dan berdiri selama lima jam.
Penulis: Rohmayana | Editor: Deni Satria Budi
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rohmayana
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Baju Gentala Arsy yang dipakai Rani Anjelita, membuat semua penonton karnaval siang itu terpukau. Baju itu didesain sehingga pemakai baju tersebut terlihat tidak menapakkan kaki Ke tanah.
Sehingga Rani terlihat membawa baju itu seperti orang terbang. Namun sebenarnya ia didorong oleh beberapa orang, dan berdiri selama lima jam.
Ada sedikit pemandangan berbeda saat Carnaval Angso duo. Karena peserta banyak yang memakai pakaian berbalut dengan Angsa yang di desain sedemikian rupa.
Baca: Video - Latihan TNI AU Amankan Perbatasan di Kepulauan Natuna, Ini Pertahanan di Wilayah Itu
Hal yang berbeda terlihat pada pakaian yang dipakai oleh Rani Anjelita. Dirinya seolah tidak berjalan diatas tanah. Melainkan bak seorang putri ayu yang sedang terbang diatas gentala Arsy yang didampingi oleh dua angso.
Baju yang dipakai oleh Rani memang buat seperti dirinya sedang terbang. Namun dari belakang baju tersebut ada beberapa orang yang mendorong dirinya dari belakang.
Rani bercerita bahwa ia mulai bangun dari pukul 02.30 Pagi. Ia di make up oleh MUA hingga pukul 05.00. Setelah di make up ia langsung angkat menuju tugu Juang.
"Kalau dirumah cuma make up saja, di Tugu Juang baru memakai baju gentala Arsy ini," katanya.
Baca: Barongsai Ikut Carnaval, Dapat Rezeki Diberi Angpao
Bahkan selama berjalan dari Ujuang menuju rumah dinas wali kota Jambi Rani tidak merasa kesulitan sedikitpun. Bahkan baju yang diperkirakan seberat 20 kilogram tidak dirasakan olehnya. Karena ia merasa bangga bisa tampil dengan gaun yang bernilai seni tinggi itu.
"Beratnya nggk terasa lagi, soalny bangga bisa tampil memukau di hadapan ribuan masyarakat Jambi," katanya.
Konsep baju ini dibuat oleh Hanik Kurniati ketua DPD katalia Asosiasi Ahli Rias Pengantin Modifikasi dan Modern Indonesia. Meskipun baru pertama kali mengikuti Karnaval di Jambi. Namun ia sudah berhasil membuat masyarakat Jambi terpukau dengan pesona gaun yang dibuat olehnya.
Anik nama sapaannya bercerita jika proses pembuatan gaun Gentala Arsy ini sekitar 15 hari. Namun dikerjakan dengan proses lembur dan jumlah pembuat baju sekitar delapan orang.
Katanya konsep pembuatan baju ini dibuat seperti putri Ayu yang sedang terbang diatas gentala Arsy dan didampingi oleh dua Angso duo.
Baca: Biasa Tampil Misterius dan Menakutkan, Begini Cara The Sacred Riana Berkomunikasi dengan Fans
"Jadi kita tidak untuk gaun untuk ratu putri Ayu nya saja, tapi juga untuk samping putri ayu itu dua angso," ujarnya.
Katanya proses pembuatan gaun itu dimulai dengan menggunting bahan yang terbuat dari form karet yang dicat dengan warna keemasan. Setalah dicat, bahan tersebut ditempel dengan manik-manik dan permata, yang dicampur dengan bahan kain batik jambi.
Setelah siap menjadi gaun untuk dipakai pada karnaval. Berat gaun tersebut diperkirakan sekitar 20 kilogram.
Bahkan Budget untuk membuat gaun gentala arsy ini juga lumayan fantastis. Kata anik biayanya mencapai 20 Juta untuk membuat gaun itu. (*)