(Video) Pasca Tragedi Bom Bunuh Diri 2 Jet Tabrak Menara Kembar WTC di Kota New York

Dua pesawat jet yang dibajak ditabrakan ke Menara Kembar World Trade Center (WTC) di New York City. Akibatnya kedua menara runtuh

Editor: Suci Rahayu PK
Hubert Boesl
Tragedi 11/9 di New York City 

TRIBUNJAMBI.COM – Dua puluh satu tahun yang lalu, tepatnya pada 11 September 2001, terjadi serangkaian serangan bunuh diri di kota New York City dan Washington D.C.

Pada pagi itu, 19 pembajak pesawat yang diduga dari kelompok Al-Qaeda membajak empat pesawat jet penumpang.

Baca: Shania Junianatha, Cewek yang Di-follow Jonatan Christie, Kontak Sejak 2013

Dua pesawat jet yang dibajak ditabrakan ke Menara Kembar World Trade Center (WTC) di New York City. Akibatnya kedua menara runtuh dalam kurun waktu dua jam.

Sementara pesawat ketiga menabrakan diri ke Pentagon di Arlington, Virginia.

Dan pesawat keempat, United Ailines Penerbangan 93, jatuh di dekat Shanksbille, Pennsylvania.

Menurut laporan investigasi, sekitar 3.000 orang tewas dalam serangan ini.

Sebagian besar korban berasal dari Menara Kembar World Trade Center (WTC).

Nah, tahun ini, kita semua akan mengingat 17 tahun kejadian tersebut.

Dilansir dari ladbible.com, ada sebuah rekaman video dari Mark LaGanga di mana ia merekam visual dan audio beberapa menit pasca tragedi tersebut di WTC.

Baca: Kota Bangkok Diprediksi Tenggelam pada Tahun 2030, Ini Pernyataan World Bank dan Alasannya

Dalam video memilukan tersebut, yang hanya kurang dari setengah jam, LaGanga, yang bekerja untuk CBS, menunjukkan anggota kepolisian berusaha bekerja sambil dikelilingi oleh debu dan puing setelah runtuhnya Menara Kembar.

Sementara orang lain berusaha menyelamatkan diri atau membantu orang lain yang tertimbun reruntuhan bangunan.

Sampai pada satu titik, di dalam lobi utama WTC 7, seorang penyelamat (dari Secret Service) memperingatkan LaGanga untuk keluar dari area dan memperingatkan dia.

"Saya pikir Anda harus pergi. Semua orang sudah pergi. Saya mendengar bagian atas dari bangunan jatuh.”

Walau sudah 17 tahun berlalu, kejadian ini masih menjadi mimpi buruk bagi korban dan keluarga korban.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved