Dinkes Muarojambi Temukan Ada Rabies Pada Monyet
Penularan gigitan hewan di Kabupaten Muarojambi pada tahun 2018 ini kata Yes Isman, mengalami kenaikan di bandingkan pada tahun 2017 lalu.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Deni Satria Budi
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Samsul Bahri
TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Hewan Penular Rabies (HPR) di Kabupaten Muarojambi mengalami peningkatan. Bahkan ditemukan pada hewan baru, yaitu monyet. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi, Yes Isman.
Penularan gigitan hewan di Kabupaten Muarojambi pada tahun 2018 ini kata Yes Isman, mengalami kenaikan di bandingkan pada tahun 2017 lalu. Menurutnya, pada 2017 ditemukan sebanyak 76 kasus yang terdiri dari gigitan anjing sebanyak 69 orang dan gigitan kucing 7 orang.
Baca: Wasit Wanita Berlisensi FIBA, Beri Penyegaran Pelatih dan Wasit Basket Jambi
"Namun pada tahun 2018 terhitung dari bulan Januari hingga Agustus ini, sebanyak 86 kasus gigitan hewan rabies terdiri dari gigitan anjing 71 kasus, gigitan kucing 4 kasus dan monyet 11 kasus," paparnya.
Lebih lanjut Ia menerangkan bahwa gigitan hewan rabies yang banyak pada anjing yakni mencapai 71 orang. Adapun kasus tertinggi di Kecamatan Kumpe sebanyak 21 orang dan pada Kecamatan Jaluko sebanyak 20 orang.
"Sungai gelam yakni 16 orang terkena gigitan hewan rabies. Dan pada 2018 ini kasus baru gigitan hewan rabies di temukan yakni pada monyet ada 7 orang," katanya.
Baca: Bocah 8 Tahun Mengaku Diajak Mesum oleh Teman di Sekolahnya, Kagetkan Orangtua
Untuk itu Yes Isman menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati pada hewan yang menularkan rabies melalui gigitan. Jika terkena gigitan baik anjing, kucing ataupun monyet untuk jangan di biarkan. Ia menghimbau untuk segera di obati kepuskesmas terdekat.
"Jika dibiarkan gejala rabies akan muncul sekitar 4-12 minggu. Gejala yang muncul awal-awal itu demam, otot melemah, kesemutan, sakit kepala. Gejala lanjutan merupakan penanda bahwa kondisi semakin memburuk," jelasnya.
Baca: Campur Tangan CIA, Buat Soekarno Dibuat Tampak Terlibat Aksi G 30S PKI
Baca: Digigit Anjing Belum Tentu Rabies, Kenali Gejala Rabies dan Penanganannya
"Untuk itu dinas kesehatan telah menyediakan VAR yaitu vaksinasi anti rabies untuk 150 gigitan. Tapi, jika kurang pihak dinas akan minta bantu vaksin pada dinas provinsi," tutupnya. (*)