Tak Hanya Super Junior, ini Hal yang Perlu Kamu ketahui dari Closing Ceremony Asian Games 2018
Belakangan aksi akrobatik Presiden Jokowi disoal banyak pihak, terutama saat ia naik motor dan jumping dengan mogenya.
TRIBUNJAMBI.COM - Tak terasa gelaran Asian Games sebagai multievent olahraga bergengsi dan terakbar di Asia bakal berakhir maka akan digelar penutupan atau Closing Ceremony Asian Games 2018 pada Minggu (2/9/2018).
Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games sukses menyedot perhatian dunia saat gelaran opening ceremony yang menampilkan video akrobatik Presiden Jokowi menunggangi moge dengan pemeran pengganti.
Belakangan aksi akrobatik Presiden Jokowi disoal banyak pihak, terutama saat ia naik motor dan jumping dengan mogenya.

Berbagai klarifikasi pun sudah disampaikan sejumlah orang yang terlibat dalam opening ceremony, di mana mereka memastikan tak mungkin Presiden Jokowi melakukan hal gila yang dilakukan para pemeran pengganti.
Presiden Jokowi pun mengatakan hal sama. Menurut dia, tontotan itu bentuk kreativitas dan tinggal dinikmati, bukan malah meributkan memakai pemeran pengganti atau tidak.
Kehebohan opening ceremony membuat publik pun bertanya-tanya dan memutuskan menghadiri langsung closing ceremony yang akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Berikut sejumlah fakta yang dihimpun TribunJakarta.com untuk closing ceremony Asian Games.
Baca: VIDEO: Serunya Kuis On The Spot Tribun Jambi di SMA Xaverius 1 Jambi
Baca: Pascatewasnya Warga Rengkiling, Personil TNI dan Polri Berjaga di Perbatasan
Dua hari tiket ludes

Tiket closing ceremony dibagi menjadi 3 kelas dan dijual dengan harga Rp 450 ribu, Rp 1 juta hingga Rp 2 juta.
Penonton dapat membeli tiket tersebut secara daring melalui link asiangames2018.id/tiket.
Baca: VIDEO: Bonus Atlet Peraih Medali di Asian Games 2018 Cair Minggu Depan Cair
Baca: Dugaan Perambahan TNKS, Jaksa Hadirkan 4 Saksi Verbalisan
Asal tahu saja tiket closing ceremony tak dijual secara offline.
Tiket penutupan Asian Games 2018 sudah dijual pada Selasa (28/8/2018).
Baru diperjualbelikan secara online hari ini, tahu-tahu tiket tersebut telah habis terjual.
Bahkan, penjualan tiket tesebut dikabarnya langsung habis dalam sekejap.
Berdasar penelusuran tim Nakita.id, memang benar tiket tersebut sudah ludes terjual dan tidak dapat dipesan lagi.
Tak hanya di asiangames2018.id/tiket, tiket closing ceremony juga dijual di BliBli.com dan Tiket.com. Namun di dua ini tiket sudah terjual habis.
Awalnya tersedia 55 sampai 58 ribu tiket untuk delapan kategori.
Mengusung konsep milenial
Direktur Opening and Closing Ceremony INASGOG, Hesti, mengatakan persiapan closing ceremony Asian Games 2018 sudah mencapai 90 persen.
"Kalau ditanya persiapannya sekarang sudah 90 persenlah ya," ungkap Hesti saat dihubungi TribunJakarta.com pada Kamiams (30/8/2018).
"Kita sudah tinggal beberapa hari lagi. Kita tinggal GR atau gladi untuk make sure, tapi untuk yang lain-lainnya preparation sudah siap semua," Hesti menambahkan.
Closing ceremony mengusung konsep anak muda kekinian atau milenial.

"Closing ceremony lebih ke celebration. Party-lah ibaratnya, karena kan kita menghibur atlet-atlet yang sudah bertanding. Anak muda bangetlah, milenial," terang Hesti.
Ia mengatakan set up panggung akan dilakukan pada Jumat (31/8/2018), lantaran Stadioun Utama Gelora Bung Karno masih digunakan pertandingan cabang olahraga atletik.
"Kita cuma punta waktu dua hari untuk set up. Di GBK ini sebagian masih dipakai untuk atletik," papar dia.
Rencananya set up panggung pada acara penutupan Asian Games didesain tidak terlalu besar dan megah seperti acara pembukaan.
"Mungkin kita enggak bikin stage yang segede-gede kemarin, tapi tanpa mengurangi kemeriahan dan sukacita yang ada. Kita siapkan nanti lebih happy dan bersahabat," beber dia.
Baca: Jadwal Siaran Langsung (LIVE) Liga Inggris Pekan 4 di MNC TV, RCTI dan Bein Sport
Baca: Saksikan Jenderal Bintang 2 Dimasukkan Sumur, Kisah Agen Polisi Sukitman Selamat dari G30S
Ia mengakui, set up panggung opening ceremony lebih glamour, sementara di closing nanti lebih hangat dan lebih dekat.
"Sekarang lebih kepada bagaimana atlet menjalin persahabatanlah gitu," lanjut dia.
Dimeriahkan Super Junior dan sederet artis
Antusiasme masyarakat untuk menyaksikan closing ceremony Asian Games 2018 sangat besar karena tiket langsung ludes ketika dijual secara online.
Creative Director Closing Ceremony Asian Games 2018, Wishnutama, mengatakan konsepnya nanti berbeda dibanding acara pembukaan Asian Games 2018.
"Closing memang karena skalanya jauh lebih kecil, jadi jauh lebih sederhanalah, karena ini kan hanya selebrasi," ucap Wishnutama saat dihubungi melalui telepon seperti dikutip dari vlog akun dunia MANJI.

"Celebration pertandingan, celebration suksesnya sebuah acara lebih kepada atlet," sambung Wishnutama.
Wishnutama tak merinci konsep closing ceremony nanti.
Hanya saja, dia membandingkan bentuk panggung di pembukaan Asian Games 2018 dengan penutupan.
Jumlah penarinya pun hanya sekitar 100 orang. Sementara pesta pembukaan telah disiapkan selama empat bulan.
"Sebagai komparasi, panggung yang dibuat kemarin, yang gunung itu bangunnya kurang lebih 4 bulan lebih. Untuk yang kita bangun buat closing bangunnya satu hari, ya kira-kira sajalah," jelasnya.
Dilansir dari laman Instagram Asian Games 2018, penutupan Asian Games 2018 akan dimeriahkan lebih dari 10 artis dalam maupun luar negeri.
Salah satu pengisi acara pada perhelatan akbar adalah bintang K-Pop Super Junior.
Boyband yang terkenal lewat lagu 'Sorry Sorry' dan 'Mr Simple' itu dikabarkan akan hadir pada penutupan Asian games 2018.
Selain Super Junior, boyband K-Pop lain yang sedang bersinar juga akan ikut menyemarakkan Asian Games 2018.
Mereka adalah iKON, boyband pendatang baru yang sedang naik daun. Mereka akan turut memeriahkan acara pada 2 September 2018 itu.
Selain dua grup band K-Pop, belasan artis tanah air pun akan turut memeriahkan closing ceremony Asian Games 2018.
Di antaranya Bunga Citra Lestari, Isyana Sarasvati, RAN, Denada, serta Gigi.
Ada juga Dira Sugandi, Winky Wiryawan, JFlow, Lea Simanjuntak, Siti Badriah, Jevin Julian, Bams dan Siddharth Slathia.
Tiga nama lainnya yang akan menjadi pengisi acara penutupan Asian games 2018 adalah Alffy Rev, Irfan Samsons dan Ade Govinda.
Libatkan 1000 ribu petugas keamanan
Demi lancarnya closing ceremony Asian Games 2018, sebanyak 9.422 personel gabungan bakal dikerahkan.
Polda Metro Jaya mengerahkan lebih banyak personel dibandingkan saat opening ceremony.
"Kekuatan personel mungkin dilibatkan semakin banyak," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (31/8/2018).

Ia memprediksi penonton yang akan hadir langsung menonton closing ceremony Asian Games pada 2 September 2018 dua kali lipat lebih banyak dibandingkan saat opening.
Hal ini dikarenakan konsep dari set panggung sendiri saat opening kemarin mengharuskan kapasitas penonton dikurangi.
"Jumlah penontonnya diperkirakan dua kali lipat dari kemarin (opening), kalau kemarin diperkiraan antara 30 sampai 35 ribu. Karena di dalam openening itu ada stage atau panggung yang membelah itu, sehingga (kapasitas) penontonnya berkurang itu. Kalo ini tidak, jadi kurang lebih 60 sampai 70 ribu (penonton) sehingga diperlukan personil yang kuat," terang Yusuf.
Baca: Tampil Tanpa Payung Teduh Biasa Saja, Meet and Greet Pusakata
Polda Metro Jaya juga akan melakukan sejumlah pengaturan lalu lintas untuk memperlancar acara closing ceremony tersebut.
Pengalihan arus lalu lintas tersebut akan dilaksanakan pada Minggu 2 September 2018 mulai pukul 09.00 WIB.
Pengalihan arus kendaraan
Polda Metro Jaya telah mengumumkan rencana pengalihan arus lalu lintas yang akan diberlakukan saat closing ceremony Asian Games 2018 berlangsung.
Pengalihan arus lalu berlaku di sejumlah titik sekitar kompleks olahraga Gelora Bung Karno.
Dihimpun dari akun twitter Polda Metro Jaya @TMCPoldaMetro, berikut daftar pengalihan arus lalu lintas saat Closing Ceremony Asian Games 2018 digelar:
1. Fly over Senayan dan Ladogi
A. Kendaraan dari arah Semanggi diarahkan lurus ke arah Slipi.
B. Kendaraan dari arah Slipi diarahkan lurus ke arah Semanggi, tidak ada yang menuju ke arah Jalan Gerbang Pemuda.
2. Pintu FX Sudirman / Jalan Pintu 1 Senayan
A. Penutupan pintu FX Sudirman atau Jalan Pintu I Senayan.
B. Kendaraan dari Bundaran Senayan diarahkan lurus kearah Semanggi.
C. Pintu masuk FX Sudirman yang melalui Jalan Jendral Sudirman dibuka untuk keluar masuk kendaraan dan pintu keluar yang melalui Jalan Pintu Satu Senayan ditutup.
3. Jalan Hang Lekir
Arus lalin dari Jalan Mustopo yang menuju kearah Jalan Asia Afrika dibelokan ke kanan menuju Jalang Hang Tuah Raya.
4. Perempatan Patal Senayan
Kendaraan dari arah Jalan Patal Senayan 1 yang menuju kearah Jalan Asia Afrika diarahkan berputar balik atau dibelokan ke kiri arah Jalan Senayan 2 atau Permata Hijau.
5. Traffic Light Palmerah
Kendaraan dari arah Manggala Wanabakti diluruskan ke Traffic Light Palmerah menuju arah Jalan Tentara Pelajar Permata Hijau.
6. Pertigaan Jalan Tentara Pelajar
Kendaraan dari arah Traffic Light Palmerah diluruskan ke Jalan Tentara Pelajar.
7. Pertigaan Jalan Hang Lekir
Kendaraan dari arah Jalan Pakubuwono diluruskan kearah Traffic Light Pakubuwono ataupun sebaliknya.
Puluhan kantong parkir kendaraan
Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah menyiapkan kantong parkir untuk warga yang ingin menonton closing ceremony Asian Games 2018 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan penonton closing ceremony mendapatkan tarif flat untuk parkir di tempat itu.
"Mekanisme pemberian insentif tarif flat bagi penonton Asian Games dilaksanakan dengan menunjukkan bukti karcis pertandingan Asian Games 2018 kepada petugas pada saat membayar di pos parkir," ujar Andri melalui keterangan tertulis, Jumat (31/8/2018).
Andri mengatakan beberapa gedung menyediakan 10 persen satuan ruang parkir kendaraan bagi penonton Asian Games dengan tarif flat.
Berikut ini adalah gedung-gedung yang bisa digunakan sebagai kantong parkir:
1. Plaza Semanggi di Jalan Jenderal Sudirman
2. Plaza Senayan Mal di Jalan Asia Afrika
3. STC Senayan di Jalan Asia Afrika
4. Bank Panin di Jalan Jenderal Sudirman
5. Gedung BRI/BRI Center Park di Jalan Sudirman
6. Graha CIMB Niaga di Jalan Jenderal Sudirman
7. Menara Mandiri di Jalan Jenderal Sudirman
8. Pacific Place di kawasan SCBD
9. Gedung Artha Graha di kawasan SCBD
10. Equity Tower di kawasan SCBD
11. The Energy di kawasan SCBD
12. Electronic City di kawasan SCBD
13. Lot 18 di kawasan SCBD
14. Lot 6, 7, 8 di kawasan SCBD
15. Intiland Tower di Jalan Jenderal Sudirman
16. Jakarta Design Center di Jalan Gatot Subroto
17. LIPI di Jalan Gatot Subroto
18. Universitas Al-Azhar di Jalan Sisingamangaraja
19. Sampoerna Strategic Square di Jalan Jenderal Sudirman
20. World Trade Center (WTC) di Jenderal Sudirman
21. Dipo Business Center di Jalan Gatot Subroto
22. ANZ Tower di Jalan Jenderal Sudirman
23. Citywalk di Jalan KH Mas Mansyur
24. Graha Indra Mas di Jalan KS Tubun
25. Mid Plaza di Jalan Jenderal Sudirman
26. Wisma Barito Pacific di Jalan Jenderal S Parman
27. Pelataran Parkir Siloam di Jalan Jenderal Sudirman
28. Standard Chartered di Jalan DR Satrio
29. Gedung AIA Central di Jalan Jenderal Sudirman
30. Plaza Asia di Jalan Jenderal Sudirman
31. Kementerian Perhutanan (Gedung Manggala Wanabakti)
32. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi di Jalan Sudirman
33. BPJS Ketenagakerjaan di Jalan Gatot Subroto
34. Kantor Dirjen Pajak di Jalan Gatot Subroto
35. Kementerian PUPR di Jalan Pattimura
36. Kementerian Agraria di Jalan Sisingamangaraja
37. Gedung DPR/MPR di Jalan Gatot Subroto
38. Pusdiklat Kemenlu di Jalan Sisingamangaraja (TribunJakarta.com/Kompas.com/Nakita.id)
IKUTI KAMI DI INSTAGRAM: