Rabu, 3 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Saat G30 S PKI Bung Karno sedang Ada di Mana? Dari Munastek lalu Jemput Ratna

Bung Karno menunggu di parkiran hotel, Soeparto, sopir pribadinya, yang dikawal anak buah Mangil, Ajun Inspektur II menjemput ...

Tayang:
Editor: Duanto AS
Presiden Soekarno bersama Ratna Sari Dewi atau Naoto Nemoko. 

TRIBUNJAMBI.COM - Pembunuhan jenderal yang terjadi pada 1965, merupakan peristiwa sejarah tak terlupakan. Para petinggi tentara itu meninggal dunia akibat penculikan saat G30 S PKI.

Banyak yang bertanya-tanya, saat peristiwa itu terjadi, Soekarno sedang berada di mana dan sedang apa?

Dalam buku Maulwi Saelan Penjaga Terakhir Soekarno, disebutkan malam itu Presiden Republik Indonesia sedang menghadiri acara Musyawarah Nasional Teknik (Munastek) ke Istora Senayan, Jakarta.

Pada malam 30 September 1965, Bung Karno begadang melakukan hal lain. Dia tidak mengetahui bakal ada kejadian mengerikan.

Sebagai seorang insinyur, tentu saja acara tersebut begitu penting bagi Bung Karno.

Munastek kala itu diprakarsai oleh pemimpin Angkatan Darat dan Persatuan Insinyur Indonesia(PII).

Ketua acaranya, yaitu Brigjen Hartono Wirjodiprodjo yang kala itu menjabat sebagai Direktur Pelalatan AD.

Baca: Kisah 8 Benda Pusaka dengan Aura Sakti Milik Soekarno, Ada yang Disembunyikan di Balik Baju

Baca: 1952, Ramalan Sultan HB IX di Tengah Laut, akan Ada Bencana Persekutuan di Indonesia

Baca: Kisah 8 Benda Pusaka dengan Aura Sakti Milik Soekarno, Ada yang Disembunyikan di Balik Baju

Menteri Pengairan Dasar saat itu, Ir PC Harjo Sudirdjo, dipercaya sebagai Ketua I atau wakil ketua acara.

Bung Karno berangkat ke Munastek dari Istana Merdeka. Dia dijemput Hartono.

Lebih dari 10 ribu orang telah hadir di Istora Senayan saat Bung Karno datang.

Bung Karno memberikan senyuman dan lambaian tangannya seiring teriakan “Merdeka”, “Hidup Bung Karno” dan “Viva Pemimpin Besar Revolusi” dari para hadirin.

Ratna Sari Dewi.
Ratna Sari Dewi. (IST)

Sekira pukul 23.00 WIB, acara Munastek rampung digelar. Bung Karno pun kembali ke Istana Merdeka bersama pengawal pribadinya, Kolonel Maulwi Saelan dan ajudan, Kolonel Bambang Widjanarko.

Kala itu Maulwi menjabat sebagai Wakil Komandan Pasukan Pengawal Presiden Tjakrabirawa.

Mengingat tidak ada lagi tugas pengawalan, pukul 24.00 WIB Maulwi melapor kepada Bung Karno kemudian pulang ke kediamannya di Jalan Birah II Nomor 81, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Sepulangnya Maulwi, ternyata Bung Karo pergi dari istana dikawal Kompol Mangil dan timnya yang berpakaian preman.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved