Bantuan Peremajaan Sawit di Tebo, Pengajuan dari Petani Masih Sedikit
Dia mengatakan ada sejumlah faktor penyebab rendahnya pengajuan permohonan bantuan..........
Penulis: Heri Prihartono | Editor: Duanto AS
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Heri Prihartono
TRIBUNJAMBI.COM, MUARA TEBO - Pemerintah berupaya menggalakan peremajaan tanaman sawit yang sudah tidak produktif lagi. Satu di antaranya melalui program bantuan replanting melalui Dinas Perkebunan, Peternakan dan Perikanan Kabupaten Tebo(Disbunaktan).
Setiap kabupaten mendapat jatah alokasi replanting.
Di Kabupaten Tebo dilakukan tahun ini. Namun, realisasinya di lapangan, bantuan tersebut belum mencapai target pemohon seperti yang diharapkan.
"Dari target 1.740 pemohon, baru 478 pemohon yang mengajukan bantuan replanting," kata Casdari, Kepala Disbunaktan Kabupaten Tebo, kepada tribunjambi.com, Rabu (22/8)
Dia mengatakan ada sejumlah faktor penyebab rendahnya pengajuan permohonan bantuan.
"Yang jelas, di Tebo, sawit yang umurnya di atas 25 tahun itu tidak terlalu banyak," kata Casdari.
Bahkan, kata Casdari, jika petani tidak mendaftarkan semua kebun sawit dengan alasan khawatir tak ada penghasilan tambahan sehingga pengajuan dilakukan bertahap.
Baca: Ini Tips Memilih Sapi Kurban yang Sehat
Baca: Survei LSI: Unggul Dua Digit, Jokowi-Maruf Amin Berpeluang Menang Telak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/03072018_sawit_20180703_112158.jpg)