4 Cara Mengolah Daging Agar Empuk, Anda Bisa Manfaatkan Jus Nanas!

Mengolah daging sapi dan kambing memang susah-susah gampang, terutama bagi ibu rumah tangga yang tidak setiap hari

Editor: rida
tribunjambi/darwin
Pedagang di Kuala Tungkal membuat lapak di Simpang Aneka, Jalan Siswa Kuala Tungkal, Tanjab Barat. 

TRIBUNJAMBI.COM- Mengolah daging sapi dan kambing memang susah-susah gampang, terutama bagi ibu rumah tangga yang tidak setiap hari mengolah daging dalam jumlah besar.

Senior Chef dari The Westin Hotel Jakarta, Arcad Fadillah berbagi beberapa tips mengolah daging secara manual, yang bisa dilakukan di rumah, tidak membutuhkan alat-alat khusus pengolah daging.

"Daging sapi di Indonesia itu kualitasnya masih jelek untuk dimasak, karena sapi dibuat kerja dulu saat masih produktif, sampe usia tertentu baru disembelih buat masakan. Jadi perlu teknik khusus memang," tuturnya kepada KompasTravel, saat dikunjungi di The Westin, Jumat (3/8/2018).

Berikut tipsnya yang bisa Anda terapkan di rumah:

1. Pilih Posisi Atas Sapi atau Kambing

Menghasilkan masakan daging sapi ataupun kambing yang berkualitas dimulai dari pemilihan dagingnya.

Manurut Arcad, posisi daging sapi terbagi dua, bagian atas lebih rileks dan bagian bawah hewan lebih berotot dan keras untuk dimasak.

Maka pilihlah bagian punuk, pantat atas, bahu ataupun dekat leher atas dari sapi dan kambing.

Memilih daging dari anggota gerak sudah dipastikan akan lebih keras dan berotot.

A
Ilustrasi(Thinkstock)

2. Setelah Dipotong Jangan Dicuci

Jangan cuci daging dengan air setelah dipotong, meskipun dengan suhu normal.

Karena mencuci daging sebelum dimasak akan menurunkan kualitas daging, membuatnya kaku dan kerut.

"Saya ngejelasinnya agak susah, gini tangan kita saja kalau direndam atau mandi bisa mengkerut kan, ada perubahan di kulit kita. Sebenarnya di daging juga gitu. Kecuali kita mau makai cepet, jadi setelah dicuci langsung dimasak, nggak ada jeda," kata Arcad Fadillah.

Untuk menyiasatinya Anda bisa menggantung daging untuk menurunkan darahnya, atau langsung merebus daging untuk kemudian air kotornya diganti dengan air rebusan baru sembari membuat kaldu.

3. Gunakan Teknik Pelemas Otot Daging

Sumber: Info Komputer
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved