Penting! Kamu Harus Tahu Beberapa Hal Terkait Hewan dan Daging Kurban Seperti Berikut Ini
Menjelang Hari Raya Idul Adha pada Rabu (22/8/2018) besok, sebaiknya Anda mengetahui berbagai hal terkait
TRIBUNJAMBI.COM- Menjelang Hari Raya Idul Adha pada Rabu (22/8/2018) besok, sebaiknya Anda mengetahui berbagai hal terkait hewan dan daging kurban.
Apa saja?
Kementerian Pertanian ( Kementan) telah menerbitkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 114 tahun 2014 tentang pemotongan hewan kurban.
Peraturan tersebut mengatur persyaratan minimal tempat penjualan hewan kurban, pengangkutan, kandang penampungan, dan tempat pemotongan hewan kurban.
Tata cara penyembelihan hewan kurban dan distribusi daging kurban sesuai aspek teknis dan syariat Islam juga diatur dalam peraturan menteri ini.
Daging hewan kurban harus memenuhi syarat ASUH yaitu aman, sehat, utuh, dan halal.
Hal ini juga dipublikasikan melalui akun resmi Twitter Kementan, @ kementan.
Berikut penjelasan yang disampaikan Kementan:
1. Memilih hewan kurban
Beberapa hal yang harus diperharikan saat memilih hewan kurban:
- Hewan kurban sudah cukup umur
Umur sapi atau kerbau adalah 2 tahun. Sementara, kambing atau domba adalah 1 tahun.
- Kandang yang baik
Hewan kurban diberikan tempat tinggal yang baik, yaitu tempat tinggal yang beratap, mendapatkan pencahayaan cukup.
Kandang mempunyai pagar dan terpisah antar hewan satu dengan lainnya.
Makanan dan minuman yang diberikan untuk hewan harus cukup.
- Kondisi ternak dalam keadaan baik
Keadaan ternak yang baik meliputi napas hewan teratur, hewan dapat berdiri tegak, dan tidak ada luka di tubuhnya.
Selain itu, bola mata hewan bening dan tidak bengkak, area mulut bersih, area anus bersih, serta kotoran hewan berbentuk padat.
2. Langkah menyembelih hewan kurban
Sementara, berikut adalah yang harus diperhatikan pada proses penyembelihan hewan kurban:
- Terdapat sekat pemisah
Sekat pemisah antar hewan kurban diperlukan untuk memisahkan hewan yang telah disembelih dan ruang hewan.
Pastikan sekat tidak terlihat oleh hewan yang belum tersembelih.
- Sarana penyembelihan
Menggunakan pisau yang tajam untuk menyembelih hewan kurban, alas yang tidak licin, dan memastikan darah hewan kurban mudah dibersihkan.
Selain itu, memastikan lubang penampung darah, membuat penyangga kepala untuk hewan kurban, dan menyediakan air bersih.
- Juru sembelih hewan kurban
Juru sembelih hewan kurban adalah petugas ahli dan terampil.
Penyembelih harus memastikan hewan ternak sudah mati setelah disembelih.
3. Pembagian hewan kurban
Untuk pembagian hewan kurban, yang harus diperhatikan adalah sebagai berikut:
- Kondisi hewan setelah disembelih
Memastikan kondisi hewan sudah mati dan darah telah habis secara tuntas.
Hewan kurban dikuliti dan dipotong pembagian.
Saat pemotongan, sebaiknya hewan kurban digantung.
- Sarana pembagian
Perhatikan kebersihan lokasi yang digunakan, pisah antara daging dengan jeroannya.
Alas yang digunakan untuk mencacah bukan dari balok kayu, tapi alas cacah khusus daging.
Daging dibungkus menggunakan plastik bening.
- Panitia pelaksana
Pastikan panitia pelaksana dalam kondisi sehat dan tidak berpenyakit kulit.
Panitia menggunakan sarung tangan, serta dilarang makan, minum, dan merokok di semua area yang digunakan.