Penangkapan Pengedar Narkoba
Rio Sudah Tiga Kali Kirim Ganja Lewat Bandara Sultan Thaha Jambi
Satu diantara tersangka pengedar ganja antarprovinsi yang diringkus Satresnarkoba Polresta Jambi, yakni Rio Herwindo mengaku
Penulis: Rian Aidilfi Afriandi | Editor: Fifi Suryani
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rian Aidilfi Afriandi.
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Satu diantara tersangka pengedar ganja antarprovinsi yang diringkus Satresnarkoba Polresta Jambi, yakni Rio Herwindo mengaku, sudah mengirim ganja tiga kali ke luar provinsi.
"Sama Atoy ini dua kali ke Cirebon. Satunya lagi ke Bekasi," aku warga Bayung Lincir, Sumatera Selatan ini kepada wartawan di Mapolresta Jambi, Senin (20/8).
Ia mengatakan, pengirimannya selalu melalui Bandara Sultan Thaha. "Karena lebih cepat dan dekat. Kalau ke Palembang jauh dan lama," katanya.
Baca: Penangkapan Tersangka Pemesan Ganja 3,3 Kg di Cirebon, Polisi Nyamar Jadi Kurir
Rio menyebutkan, alasannya nyambi menjual ganja adalah untuk pengobatan orang tuanya di Surakarta. "Di Jambi, saya kerja di catering," tutupnya.
Dua tersangka yang diamankan adalah Ahmad Sutiyono alias Atoy, warga Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon. Dia sebagai pemesan barang haram ganja 3,3 kg.
Barang haram ganja itu berasal dari Sumatera Barat. Dan saat ini masih dalam penelusuran lebih lanjut pihak Satresnarkoba Polresta Jambi.
Sementara, Rio Herwindo warga Bayung Lincir, Sumatera Selatan ini sebagai pengirim ganja.
Kedua tersangka terancam UU no 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman 12 tahun penjara.
Baca: PBB Yakin Diakomodir Bawaslu pada Sidang Gugatan Pemilu Legislatif
Baca: Subhan Minta Anggota KPU yang Sudah Dilantik Segera Bekerja
Sebelumnya diberitakan, narkoba jenis ganja seberat 3,3 kg ini hendak diselundupkan dengan tujuan Jambi-Losari dipaketkan dalam kotak kardus kopi. Pengiriman itu menggunakan jasa antar perngiriman paket di Jambi, yang kemudian dikirim oleh dua orang kurirnya ke Cargo Bandara Sultan Thaha.
Paket itu, terdeteksi mesin Xray petugas Avsec Cargo Bandara Sultan Thaha. Oleh petugas pengamanan langsung melakukan pengecekan secara manual. Ternyata, terdapat tiga paket besar ganja kering beserta belasan bungkus kopi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/20082018_pengedar-ganja_20180820_212344.jpg)