VIDEO
VIDEO: Disdik Provinsi Minta Guru SMK Taruna Jambi Aktif Lakukan Pengawasan
Tim pengawas dari Dinas Pendidikan Provinsi Jambi mendatangi SMK Taruna Indonesia Jambi, Kamis (9/8/2018).
Penulis: Dedy Nurdin | Editor: Duanto AS
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Dedy Nurdin
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Tim pengawas dari Dinas Pendidikan Provinsi Jambi mendatangi SMK Taruna Indonesia Jambi, Kamis (9/8/2018). Itu pasca menyebarnya video pemukulan oleh siswa kelas dua terhadap siswa baru, yang beredar di media sosial.
Kabid Pembinaan SMK Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Harizal Hasan, menyayangkan aksi kekerasan yang terjadi di SMK itu.
"Padahal semestinya saat ini kita sudah berlomba memperbaiki prestasi, bukan malah menojolkan kekerasan. Kita sangat menyayangkan," katanya.
Dia mengatakan sudah memintai keterangan pihak sekolah. Termasuk memintai kronologi kejadian. Namun beruntung tidak sampai mengakibatkan luka fisik.
Meski demikian, aksi kekerasan di dunia pendidikan kata Harizal tidak dibenarkan.
"Kita sudah cek kesiapan sekolah, sudah dilengkapi CCTV. Namun tetap kita minta pengawasan lebih aktif agar tidak terulang kembali hal yang seperti ini," katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, video berdurasi 11 menit yang berisi pemukulan siswa baru di SMK Taruna beredar di media sosial.
Aksi ini mendapat respon dari berbagai masyarakat.
Kepala SMK Taruna, Abdul Kadir Jailani, mengiyakan korban dan pelaku merupakan siswa di sekolah yang dia komandoi.
Hanya saja pihaknya baru mengetahui setelah video kekerasan tersebut beredar di media sosial.
"Kita sudah lakukan visum dan hasilnya korban tidak mengalami luka, ini jatuhnya aksi Buly, sudah kita mediasi dan orangtua kedua siswa bersepakat damai. Mudah-mudahan ini tidak terulang kembali," katanya.
Video: Wawan Kurniawan