Optimis Dibanding Triwulan Sebelumnya

Dikatakanya, persepsi masyarakat dapat dilihat pada konsumsi yang meningkat seiring euforia menyambut bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri.

Penulis: Fitri Amalia | Editor: Deni Satria Budi
tribunjambi/fitri
"Pada triwulan II 2018 peningkatan konsumsi rumah tangga terjadi pada konsumsi makanan dan sebagian konsumsi non makanan," tuturnya. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Fitri Amalia

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Menurut data Badan Pusat Statistik Propinsi Jambi, Indeks tendensi konsumen (ITK) Provinsi Jambi pada triwulan II 2018 di angka 123,88. Angka tersebut menunjukan persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi triwulan berjalan baik dan lebih optimis dibanding triwulan sebelumnya yang nilai indeks sebesar 107,40.

"Kondisi ekonomi konsumen ini, terutama disebabkan meningkatnya belanja masyarakat, sehingga memperbesar indeks volume konsumsi mencapai angka 129,79 dan optimisme mereka mendapatkan pendapatan dengan nilai indeks 126,55," jelas Dadang Hardiwan, Kepala Badan Pusat Statistik Propinsi Jambi, Selasa (7/8).

Dikatakanya, persepsi masyarakat dapat dilihat pada konsumsi yang meningkat seiring euforia menyambut bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri.

Baca: Rayakan Ulangtahun Pernikahannya, Pasangan ini Berikan Durian Gratis Sebanyak 2.200 Kg Selama 2 Hari

Begitu juga pandangan sebagian masyarakat yang memiliki harapan perbaikan pendapatan pada triwulan saat ini, berupa tambahan penghasilan terutama adanya gaji 14 bagi PNS, TNI, Polri lalu THR dan bonus dari perusahaan bagi pegawai swasta.

"Pada triwulan II 2018 peningkatan konsumsi rumah tangga terjadi pada konsumsi makanan dan sebagian konsumsi non makanan," tuturnya.

Peningkatan konsumsi makanan terjadi pada kelompok bahan makanan maupun kelompok makanan dan minuman jadi. Nilai indeks masing-masing sebesar 145,86 dan 134,46. Nilai indeks semua kelompok non makanan pada triwulan berjalan lebih dari 100.

Baca: Turun ke Lokasi Sumur Ilegal yang Terbakar, Kapolda Cor Semua Sumur Minyak Ilegal

Nilai tertinggi pada kelompok pakaian dengan indeks 148,36. Hal ini karena animo masyarakat terhadap sandang pada Bulan Ramadhan dan lebaran cukup tinggi.

Diikuti pembelian pulsa handphone yang menempati urutan kedua, kelompok transportasi pada urutan ketiga. Karena masyarakat memanfaatkan berbagai macam sarana transportasi untuk ajang silaturahmi

Lalu disusul kelompok rekreasi dan kelompok akomodasi. Selanjutnya kelompok perawatan kesehatan, kecantikan dan kelompok pendidikan menempati posisi paling akhir.

Baca: Rupanya Ini yang Bikin Hasni Tak Mau Keluar dari Celah Batu, Tempatnya Tinggal Selama 15 Tahun

Diperkirakan nilai ITK Provinsi Jambi pada triwulan III 2018 sebesar 91, 02 yang artinya kondisi ekonomi konsumen diperkirakan cenderung pesimis dibanding triwulan berjalan.

Tingkat optimisme konsumen diperkirakan relatif lebih rendah dibandingkan triwulan II 2018. Perkiraan kondisi tersebut antara lain didorong oleh pesimisme memperoleh pendapatan mendatang yang lebih rendah sehingga menciptakan nilai indeks sebesar 90,41.

" Sementara perkiraan pembelian barang tahan lama hanya mencapai index 92,10," paparnya.

Baca: Ada 1.000-an Penyandang Disabilitas di Tanjab Barat, Pemkab Adakan Unit Layanan Keliling

Jika dibandingkan dengan indeks tendensi konsumen Provinsi Jambi dari triwulan IV 2012 hingga triwulan II 2018, menunjukkan variasi musiman tiap tahunnya. Nilai ITK diatas angka 100 pada triwulan ini memberikan gambaran kondisi ekonomi menurut konsumen masih relatif baik, meskipun dibandingkan dengan sebelumnya.

Pada triwulan II 2018 terjadi moment bulan Ramadhan, hari raya Idul Fitri dan keluarnya gaji 14 atau THR dan bonus perusahaan. Hal tersebut diiringi peningkatan konsumsi pengeluaran harian atau bulanan baik makanan dan nonmakanan pada triwulan kedua.

Sumber: Tribun Jambi
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved