VIDEO: Hantu Laut itu Bernama Denjaka, Pasukan Elite TNI AL yang Jalani Latihan di 'Neraka Dingin'
Dikenal menjalani latihan di 'Neraka dingin'. Mereka akrab dengan sebutan Personel Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL.
Bisa saja tiba-tiba saat mereka belajar di kelas, atau saat tidur terlelap.
Hari pertama minggu neraka ini dibuka dengan ritual melahap nasi komando bersama-sama.
Nasi komando adalah hasil blenderan nasi, lauk pauk, telur mentah, minyak ikan dan terasi.
Makanan ditaruh dalam satu tempat dan dimakan secara bergiliran.
Baca: Kisah Bergabungnya Denjaka, Kopaska dan Kopassus Tumpas Perompak Somalia yang Sandera WNI
Baca: Bak Siluman, Kopaska TNI AL ini Masuk Tanpa Suara ke Kapal Perang Malaysia, Hingga Buat ABK Gentar

Jika salah satu muntah di tempat itu, maka yang berikutnya tetap harus memakan nasi komando itu sampai tandas.
Sebagai pelepas dahaga, minuman yang diberikan adalah jamu brotowali.
Jamu ini memang menyehatkan, tapi mungkin merupakan minuman paling pahit di dunia.
Setiap hari porsi tekanan terus ditambah hingga benar-benar memaksa seseorang untuk bertahan di titik maksimal.
Uniknya selama pendidikan, nama mereka diganti dengan nama hewan laut.
Maka nama-nama tongkol, udang, paus, kakap wajib digunakan.
Nah, kadang hingga pendidikan selesai, nama ini masih melekat di antara sesama mereka.
Jika tak kuat pendidikan, silakan berhenti. Tak ada paksaan sama sekali untuk mengikuti latihan Paska ini.
Siswa yang gugur atau mengundurkan diri diminta meletakkan topi bajanya di pinggir lapangan. Dari situ kelihatan berapa orang yang telah mengundurkan diri dalam satu angkatan.

Baca: 9 Jam Berenang Seberangi Selat Sunda, Kopda Marinir Budi Santoso Pecahkan Rekor Jadi yang Tercepat
Saat ini Kopaska terdiri atas dua grup, yakni wilayah Barat dan Timur.
Satu grup di Armada Barat di Jakarta, dan satu grup di Armada Timur di Surabaya.Koordinasi terhadap dua grup Kopaska dipegang Komando Armada RI masing-masing wilayah.