Rabu, 8 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Fasha Sebut Setiap Tahun Ada Pengurangan Aset

"Aset yang masih menjadi polemik ini merupakan aset 10-15 tahun yang lalu," bilang Fasha.

Penulis: Rohmayana | Editor: Deni Satria Budi
TRIBUN JAMBI/ROHMAYANA
Puncak lelang aset pemerintah kota Jambi kendaraan roda dua dan empat berlangsung di ruang PKK Kantor Walikota Jambi Senin (18/12/2017). Kendaraan yang dilelang merupakan aset yang telah disetujui untuk dilelang 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rohmayana

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Walikota Jambi Syarif Fasha, menanggapi adanya temuan BPK mengenai aset daerah, dengan nilai Rp7,88 miliar.

Ia mengatakan, sebetulnya aset ini setiap tahunnya ada pengurangan.

"Setiap tahun itu ada temuan tapi selalu berkurang. Karena kita dapatkan asetnya. Aset yang masih menjadi polemik ini merupakan aset 10-15 tahun yang lalu," bilang Fasha.

Dia mencontohkan, seperti kendaraan bermotor.

Baca: Meski Bertabur Prestasi di MotoGP, Rossi dan Marquez Akan Sulit Menandingi Rekor Pebalap Satu Ini

"Ada motor, motor ini dipegang si A selama 20 tahun. Si A sudah meninggal, motornya mungkin bentuknya sudah tidak karuan," katanya.

Contoh lain kata Fasha, ada juga aset proyek itu termasuk barang milik daerah. Proyek ini mungkin dikerjakan sudah 30 tahun yang lalu, dan itu sudah tumpang tindih, sudah tidak kelihatan fisik aslinya.

"Itu juga masih tercatat sebagai aset. BPK itu maunya yang seperti itu dihapuskan. Kelemahan kita itu menghapuskan itu," ujarnya.

Fasha mengatakan pihaknya terus memforsir, agar aset-aset tersebut dapat diselesaikan administrasinya.

Baca: Tips Dapatkan Tiket Pesawat Murah untuk Travelling, Mulai dari Coba Goole Flight dan Cari ini

"Kalau memang tidak diketahui, kita hapuskan saja. Untuk apa masih tercatat, program kita itu sekarang menghapus aset. Sebentar lagi juga akan ada lelang kendaraan," tuturnya.

Sebelumnya, hal ini juga menjadi pertanyaan 5 fraksi di DPRD Kota Jambi dalam menanggapi penggunaan anggaran tahun 2017. Diantaranya adalah Fraksi Demokrat, PDIP, PPP, Gerindra, PAN.

Seperti yang disampaikan Juru bicara Fraksi Gerindra, Darmawan mengatakan pemerintah Kota Jambi harus segera menindaklanjuti adanya temuan aset-aset yang tidak dapat ditelusuri keberadaannya tersebut. Jika tidak, hal itu tentu bisa berdampak pada keuangan daerah.

Baca: Ditanya Netizen Kapan Nikah, Via Vallen Jawab dengan 5 Kata Ini

Hal yang sama juga dikatakan oleh Juru Bicara Fraksi PDIP, Supranoto. Kata dia, dalam LHP BPK 2017, ada beberapa ditemukan aset tetap peralatan dan mesin yang tidak dapat ditelusuri rinciannya sebesar Rp 7, 88 miliar. Serta aset tetap peralatan dan mesin sebesar Rp 4, 94 miliar.

"Angka ini masih sama dengan LHP BPK tahun anggaran 2016 senilas Rp 7, 45 miliar," katanya.

Selain itu terdapat penambahan atau peningkatan nilai aset sebesar Rp119,32 miliar.(*)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved