Mantan Napi Tak Boleh Nyaleg, Begini Tanggapan Gerindra Tanjabbar

Dia mengaku sejauh ini berusaha untuk tidak mencalonkan mantan napi menjadi caleg dari Partai Gerindra.

Mantan Napi Tak Boleh Nyaleg, Begini Tanggapan Gerindra Tanjabbar
Tribun Jambi/Darwin Sijabat
Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Faizal Riza. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Darwin Sijabat

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Mantan narapidana (napi) tidak boleh menjadi calon legislatif alias nyaleg. DPC Partai Gerindra Tanjab Barat akan mengikuti aturan itu.

Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Faizal Riza, mengatakan terkait mantan napi yang tidak bisa nyaleg itu merupakan kewenangan KPU.

Dia mengatakan peraturan KPU tersebut harus disahkan oleh Kementerian Hukum dan HAM. Sementara, Kemenkumham menolak.

"Silakan saja, kami selaku dari partai politik tentu saja mengikuti peraturan dari KPU," ujarnya kepada tribunjambi.com, Selasa (3/7).

Dia mengaku sejauh ini berusaha untuk tidak mencalonkan mantan napi menjadi caleg dari Partai Gerindra.

Faizal beranggapan seharusnya hak untuk mencabut kewenangan politik ada di pengadilan.

"Pandangan kami seharusnya hak untuk mencabut kewenangan politik ada dipengadilan bukan di KPU," katanya.

Terkait pencalegan tersebut sesuai dengan arah petunjuk dari DPP untuk tidak mencalonkan mantan napi. Dan bacaleg tersebut akan mengikuti proses seleksi di provinsi.

Baca: Misteri Dibalik Kembalinya Nining Setelah Menghilang Ditelan Laut Selatan Sukabumi 1.5 Tahun Lalu

Baca: Ada Batu di Sekitar Pecahan Kaca, Pasar Tradisional Pemkab Batanghari Belum Dioperasikan

Penulis: Darwin
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved