Diduga Pecah Ban, Mobil yang Bawa Satu Keluarga Nyungsep Ke Dalam Kanal, Dua Orang Meninggal

Akibat dari kejadian tersebut, dua orang penumpang mobil meninggal dunia. Sementara penumpang lainya dilarikan ke Puskesmas terdekat.

Diduga Pecah Ban, Mobil yang Bawa Satu Keluarga Nyungsep Ke Dalam Kanal, Dua Orang Meninggal
tribunjambi/zulkifli
Diduga pecah ban, mobil yang berisikan satu keluarga nyungsep ke dalam kanal. Akibat peristiwa itu, dua orang meninggal 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Zulkifli

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Kecelakaan tunggal terjadi di Desa Pematang Rahim, Kecamatan Mendahara Ulu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Minggu (1/7) sekira pukul 12.00 WIB.
Sebuah mobil terjun ke kanal di pinggir jalan.

Berdasarkan Informasi yang dihimpun Tribunjambi.com, mobil milik Banhar, warga Rt 09, Dusun Teladan Desa Pematang Rahim, berisikan lima orang yang masih satu keluarga.

Akibat dari kejadian tersebut, dua orang penumpang mobil meninggal dunia. Sementara penumpang lainya dilarikan ke Puskesmas terdekat.

Baca: Ekspor Jambi di Mei 2018 Turun, Karena Pertambangan dan Industri

Kasat Lantas Polres Tanjung Jabung Timur, AKP Tesmirizal, saat dikonfirmasi Tribunjambi.com, Senin (2/7) mengiyakan adanya peristiwa tersebut. Dia menyebutkan, mobil datang dari arah pasar blok D Geragai, sehabis belanja pulang menuju Desa Pematang Rahim melalui Jalan Petro China.

"Diduga mobil itu melaju kencang dan mengalami pecah ban. Sehingga hilang kendali dan menyebabkan mobil nyungsep ke dalam kanal di samping jalan. Tepatnya di Km 2 RT 14 Dusun Teladan Desa Pematang rahim," terang Kasat Lantas.

Korban meninggal dunia bilang Kasat Lantas, diduga tidak bisa bernapas karena mobil terendam air.

Baca: Bocah 8 Tahun Ini Lulus SMA dan Siap Masuk Kuliah, Sungguh Luar Biasa

"Jenasah korban telah diserahkan kepada pihak Kelaurga," ujar Kasat.

Pihaknya, kata Tesmirizal, tidak melanjutkan proses hukum atas kasus tersebut. Karena adanya permintaan dari pihak keluarga korban.

"Yang jadi korban disini semuanya satu keluarga. Begitupun yang bawa mobil. Jadi, mereka meminta ini diselesaikan secara kekeluargaan," jelas Tesmirizal.(*)

Penulis: Zulkifli
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved