Praktik Pungli

Pungli di Objek Wisata Danau Kerinci - Disparbudpora Kerinci Enggan Bersuara

Biaya masuk dan parkir di sejumlah objek wisata di Kabupaten Kerinci dipungut jauh di atas Perda. Meski para pengunjung mengeluh,

Pungli di Objek Wisata Danau Kerinci - Disparbudpora Kerinci Enggan Bersuara
TRIBUN JAMBI/HERUPITRA

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Herupitra

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI – Biaya masuk dan parkir di sejumlah objek wisata di Kabupaten Kerinci dipungut jauh di atas Perda. Meski para pengunjung mengeluh, namun Disnas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kerinci belum memberikan tanggapan.

Beberapa kali Tribunjambi.com berusaha mengonfirmasi pihak Disparbudpora Kerinci. Namun upaya tersebut tak pernah ditanggapi.

Selasa (19/6) Tribunjambi.com kembali menghubungi Kepala Disparbudpora Kerinci, Ardinal untuk mengonfirmasi hal tersebut. Lagi-lagi pesan lewat WA yang dikirim Tribunjambi.com tak ditanggapi.

Baca: Nenek dan Cucu Dimakamkan Satu Liang Lahat, Sahal Dikenal Remaja yang Saleh

Padahal Kadis Parbudpora Ardinal telah membaca pesan tersebut. Itu ditandai dengan timbulnya dua conteng biru di pesan WA yang dikirimkan.

Untuk diketahui praktik pungutan liar (pungli) kembali terjadi di kawasan objek wisata Danau Kerinci pada momen Idul Fitri tahun ini. Setiap pengunjung yang masuk ke objek wisata Danau Kerinci diharuskan membayar tarif masuk sebesar Rp 10 ribu per orang. Sementara biaya parkir untuk satu unit motor dipatok sebesar Rp 10 ribu. 

“Untuk parkir Rp 10 ribu. Sama yang diluar juga Rp 10 ribu per motor,” kata petugas parkir di objek wisata Danau Kerinci

Padahal tarif masuk yang telah ditetapkan pemerintah yakni Rp 4 ribu untuk orang dewasa, dan Rp 2 ribu untuk anak-anak. Sedangkan untuk biaya parkir, roda dua Rp 2000 dan roda empat Rp Rp 4000.

Masih adanya praktik pungli ini banyak dikeluhkan oleh pengunjung.

Baca: Data BPS Muarojambi 2017: Padi dan Nanas Komoditi Ungulan Kabupaten Muarojambi

Baca: Pilkada Kota Jambi - Dugaan Money Politik Masuk Tahap Pertama

“Setiap tahun seperti ini terus, padahal sudah ada aturan yang ditetapkan pemerintah,” ujar Haryanto, salah seorang pengunjung Danau Kerinci ditemui dilokasi Danau Kerinci, Senin (18/6).

Penulis: heru
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved