Alissa Wahid Kutip Omongan Gus Dur Soal Pelengseran, Begini Katanya
Dalam video yang diunggahnya, Gus Dur terdengar mengatakan dulu dilengserkan ketika menjadi presiden. Saat itu, ada sejumlah pihak yang...
TRIBUNJAMBI.COM - Putri Mantan Presiden Adurrahman Wahid, Alissa Wahid, mengomentari sebuah pernyataan dari ayahnya terkait pelengseran dari kursi presiden. Gus Dur menjadi presiden usai Soekarno, Soeharto dan BJ Habibie.
Dilansir TribunWow.com, Itu dia sampaikan melalui akun Twitter @AlissaWahid yang diunggah pada Selasa (11/6/2018).
Awalnya, akun netizen @Kuyank4 mengunggah video omongan Gus Dur usai menanggapi pertanyaan netter @rambete19 terkait postingan Fahri Hamzah.
Dalam video yang diunggahnya, Gus Dur terdengar mengatakan dulu dilengserkan ketika menjadi presiden.
Saat itu, ada sejumlah pihak yang tetap ingin mempertahankannya, bahkan siap mempertaruhkan nyawa.
Akan tetapi, Gus Dur lebih memilih untuk mundur, karena menurutnya jabatan presiden tak layak menumpahkan darah.
Berbeda dengan prinsip hidup.
"Saya dulu jadi presiden dilengserkan, lah kok mau?
Lah terus bagaimana? 300.000 orang sudah tanda tangan mau mempertahankan saya, bila perlu korban nyawa.
Cuma saya berfikir, ehh, jabatan di negara ini, tingginya apa sih presiden itu?
Kok sampai harus meneteskan darah manusia Indonesia.
Sangat tidak perlu, besok-besok juga pasti akan terbukti sendiri.
Tapi kalau mengenai prinsip, mengenai alasan berdirinya negara, mengenai bentuk negara dan sebagainya, meskipun mati akan kulakukan.
Ini orang NU itu, ulama ya seperti ini caranya," katanya dalam bahasa Jawa.
Baca: Sidang Itsbat dan Pengumuman Hari Raya Idul Fitri 2018, Ini Jadwal Siaran Langsung
Baca: Bunga Es di Freezer Numpuk? Ini Cara Mudah Membersihkannya, Jangan Dicongkel-congkel Ya!
Baca: Yang Benar Bukan Ucapan Minal Aidin Wal Faizin, Ini Penjelasan Komisi Fatwa MUI
Alissa Wahid pun kemudian mengutip omongan tersebut dan mengatakan jika prinsip merupakan pusat dari hidup.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/gus-dur-pada-1960-an-wikipedia_20180613_093009.jpg)