Hengkang dari Golkar, Titiek Soeharto Bergabung ke Partai Berkarya

Titiek Soeharto, putri Presiden RI Kedua Soeharto, memilih hengkang dari Golkar dan bergabung dengan Partai Berkarya

Hengkang dari Golkar, Titiek Soeharto Bergabung ke Partai Berkarya
Koresponden Tribunnews/Richard Susilo
Titiek Soeharto 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Titiek Soeharto, putri Presiden RI Kedua Soeharto, memilih hengkang dari Golkar dan bergabung dengan Partai Berkarya yang dipimpin adiknya Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto.

Titiek Soeharto akan menempati jabatan baru sebagai Ketua Dewan Pertimbangan.

Sikap politik ini, dinyatakan Titiek bertepatan dengan konsolidasi pemenangan partai Berkarya di Museum Memorial Jendral besar HM Soeharto, Bantul, Senin (11/6/2018) sore.

Baca: Kim Jong Un Bawa Toilet Sendiri Saat Bertemu Donald Trump di Singapura, Ternyata Ini Maksudnya

Ketua Umum Partai Berkarya, Hutomo Mandala Putra atau biasa disapa Tommy, menyebut kakak kandungnya tersebut akan menempati jabatan baru sebagai Ketua Dewan Pertimbangan.

Sementara, wakil ketua umum partai dewan pertimbangan akan diisi mantan Menkopolhukam, Tedjo Edy.

"Beliau (Titiek) di pengurusan partai sebagai ketua dewan pertimbangan. Beliau akan menjadi koordinator kodapil-kodapil yang ada, sehingga target kursi bisa terpenuhi," ujarnya, Senin (11/6/2018).

"Sementara pak Tedjo Edy akan menjadi wakil Dewan Pertimbangan (Partai Berkarya)," imbuh dia.

Ketika ditanya presiden mana yang akan didukung Partai Berkarya pada konstelasi Pilpres tahun 2019, Tommy mengaku, belum bisa memutuskan.

Menurutnya, pertanyaan itu terlalu dini.

Baca: Sudjiwo Tedjo Komentari Isi Spanduk Jalan Tol Pak Jokowi

Mengingat konstelasi politik sangat dinamis dan masih terus berubah-ubah.

"Terlalu dini. Karena konstelasi politik masih berubah-ubah. Tunggu sampai bulan Agustus. Kami menunggu partai politik yang punya hak mencalonkan menentukan calon definitif," ungkapnya.

Setelah bulan pendaftaran pada agustus mendatang dan partai-partai sudah menentukan calon presiden dan wakil presiden secara permanen, ia baru akan menentukan sikap.

"Bulan Agustus partai Berkarya akan mendukung (calon presiden) yang didukung oleh rakyat Indonesia," terangnya.(Tribun Jogja)

Editor: suci
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved