Isu SDA Bisa Mereduksi Popularitas Cakada, Pemerhati Lingkungan Ngumpul di Mongabay
Hadir dalam diskusi, beberapa pihak yang bergelut dengan isu lingkungan. Seperti Walhi, KKI Warsi, ZSL, dinas kehutanan dan wartawan.
Penulis: Hendri Dunan | Editor: Duanto AS
Perwakilan dari BKSDA Jambi, Krismanko, mengatakan pemerintah daerah atau siapapun termasuk masyarakat harus aktif dan memahami pengelolaan SDA.
Satu di antara yang bisa dilakukan, yakni dengan cara konservasi.
Ada tiga hal pokok dalam melakukan konservasi tersebut. "Tiga pilar konservasi. Pertama, perlindungan dan pengamanan. Kedua, pengawetan, agar manusia bisa mempelajarinya secara intens
Dan ketiga, pelestarian," ujar Krismanko.
Perwakilan Dinas Kehutanan Provinsi Jambi, Erizal, mengajak supaya pengelolaan lingkungan untuk masyarakat. Demikian pula dalam pengelolaan hutan adat.
Dia mengatakan bila hutan dirusak, maka yang akan menerima dampaknya masyarakat itu sendiri.
Meski banyak masukan dan kritik untuk calon kepala daerah terkait SDA, namun tidak terlihat calon kepala daerah atau perwakilan tim pemenangan hadir dalam diskusi.
Baca: Lirik Deen Assalam dan Artinya, Penampilan Nissa Sabyan Sudah Ditonton 54 Juta Kali
Baca: Tulisan Jenis Kelamin Lucinta Luna Bikin Netizen Salah Fokus, Akhirnya Dapat Komentar Kejam