Hati-hati Terhadap Modus Tukar Tas di KRL Commuterline

Aksi kriminalitas di transportasi umum kembali terjadi. Kali ini, kasus kriminalitas tersebut terjadi di KRL Commuter Line Jabodetabek,

Kereta Api 

TRIBUNJAMBI.COM - Aksi kriminalitas di transportasi umum kembali terjadi. Kali ini, kasus kriminalitas tersebut terjadi di KRL Commuter Line Jabodetabek, dengan modus tukar tas saat jam sibuk.

Ramli (29), penumpang KRL yang menjadi korban tukar tas, menceritakan kejadian tersebut kepada Tribunnews.com.

 
Ramli mengatakan, Kamis pagi suasana di dalam KRL dari Bekasi arah Jakarta Kota cukup padat penumpang.

Namun demikian, Ramli masih bisa dapat tempat duduk dan tas ransel yang dibawanya ditaruh di bagasi atas.

Pada saat akan turun di Stasiun Gondangdia, Ramli kaget karena tasnya yang berwarna cokelat sudah tidak ada di posisi semula.

"Di posisi yang sama, ada tas lain yang warnanya hampir serupa dengan tas milik saya. Saya bertanya ke penumpang yang duduk di sekitar apa ada yang memiliki tas tersebut. Ternyata tas tersebut tidak bertuan, tak ada satu pun penumpang di situ yang mengaku memiliki tas itu," ujarnya, Kamis (7/6/2018).

Saat itu, Ramli belum sadar sudah menjadi korban kriminalitas di atas KRL.

"Saya ambil tas yang tak bertuan tersebut, karena saya pikir tas tertukar dan nanti saya bisa menghubungi pemilik tas tersebut untuk ditukar kembali," katanya.

Sampai di kantor yang berlokasi di Palmerah, Ramli penasaran dan memeriksa ada apa di dalam tas tersebut.

Ternyata, di dalam tas tersebut berisi dokumen-dokumen penting seperti ijazah, CV (riwayat hidup), buku rekening atas nama Mochamad Solikhyanto, dan nomor telepon pemilik tas.

Halaman
12
Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved