Diprediksi Puncak Arus Mudik 8-9 Juni, Permudah Mudik Download Peta Mudik Online di Link Ini
Hasilnya didapatkan bahwa puncak arus mudik akan terjadi pada akhir pekan ini yakni tanggal 8-9 Juni 2018.
TRIBUNJAMBI.COM - Kementerian Perhubungan telah melakukan survei terkait prediksi puncak arus mudik Angkutan Lebaran Tahun 2018.
Hasilnya didapatkan bahwa puncak arus mudik akan terjadi pada akhir pekan ini yakni tanggal 8-9 Juni 2018.
Hal ini diungkapkan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada saat Rapat Kerja dengan Komisi V DPR RI di Senayan Jakarta, Senin (4/6).
Baca: Cerai Karena KDRT Hingga Simpanan Menteri, Ini Kabar Cornelia Agatha Sekarang
Semula Kemenhub memprediksikan puncak arus mudik terjadi pada tanggal 13-14 Juni 2018, tetapi setelah diadakan survei terkait dengan prediksi puncak arus mudik dan arus balik Lebaran 2018 maka puncak arus mudik ternyata berubah.
Hal ini berkaitan dengan perubahan libur Lebaran.
“Kami mengadakan survei Angkutan Lebaran sebelum dan sesudah pengumuman libur. Setelah pengumuman libur ada hasil yang berubah, dimana masyarakat sebagian akan mudik pada tanggal 8 atau 9 Juni 2018, dari semula tanggal 13 atau 14 Juni 2018. Serta arus balik semula tanggal 23 dan 24 Juni 2018 maju menjadi tanggal 19 dan 20 Juni 2018,” jelas Menhub.
Karenanya menurut Menhub ada suatu hal yang akan dikoordinasikan dengan beberapa pihak terutama stakeholder angkutan berat terkait operasional angkutan berat pada masa angkutan Lebaran.
Berdasarkan Evaluasi Angkutan Lebaran Tahun 2017 (1438 H) secara umum terjadi peningkatan jumlah pemudik yang menggunakan angkutan umum sebesar 2,44%, mobil pribadi 28,74% dan sepeda motor 33,53%.
Berkaitan dengan kejadian kecelakaan terjadi penurunan sebesar 30% dengan penurunan fatalitas jumlah korban meninggal dunia sebesar 41%.
Baca: Disebut Cinta Sejati Lady Diana, Siapakah Sosok Hasnat Khan? Berikut 6 Fakta Soal Hubungan Keduanya
“Kita rencanakan pertumbuhan yang tidak setinggi itu, mengingat kecelakaan yang timbul karena berhubungan dengan sepeda motor itu lebih dari 70 persen. Oleh karenanya meskipun tahun lalu kita dapat menekan angka kecelakaan itu 30 persen, tetapi kita ingin sekali menganjurkan agar angkutan motor itu tidak dipakai mudik. Lebih baik kita usulkan menggunakan angkutan umum,” sebut Menhub.
Atlas Jalur Mudik
Badan Informasi Geospasial (BIG) meluncurkan atlas jalur mudik 2018 di Kantor Badan Informasi Geospasial, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Rabu (30/5/2018).
Atlas tersebut hasil kerja sama dengan Institut Teknologi Nasional (Itenas), Direktorat Jasa Marga, Badan Pengelola Jalan Tol Nasional, dan Satuan Korps Lalu Lintas Mabes Polri.
Kepala Badan Informasi Geospasial (BIG) Hasanuddin Zainal Abidin mengatakan, atlas jalur mudik 2018 ini memuat peta jalur mudik.
Tidak hanya di Pulau Jawa-Bali saja, namun juga Sumatera, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Selatan.
Selain valid, keunggulan atlas jalur mudik ini juga menyimpan informasi mengenai tarif tol serta kebencanaan yang ditujukan kepada pemudik sebagai bahan referensi.
"Atlas jalur mudik 2018 ini berbasis kepada informasi geospasial yang akurat, terbaru, dan informasinya dapat dipertanggungjawabkan. Kami juga menonjolkan informasi-informasi tentang jalur mudik alternatif," ucap Hasanuddin.
Hasanuddin mengklaim, atlas ini sudah divalidasi oleh tim BIG dan Itenas. Validasi dilakukan terutama pada jalur utara, baik tol dan non-tol, jalur tengah, dan jalur selatan Pulau Jawa.
Baca: 6 Zodiak yang Dianggap Berbahaya, Satu Diantaranya Virgo yang Suka Disebut Miliki Sifat Lembut
Baca: Cium Wanita Dihadapan Ribuan Orang, Presiden Filipina Tuai Kecaman Banyak Pihak
Hal itu, sambung dia, mempertimbangkan bahwa jalur-jalur tersebut merupakan jalur yang sering dilalui pemudik.
Untuk wilayah yang sering terjadi rawan kemacetan, dibuatkan informasi khusus jalur alternatif yang lebih detil.
"Yang lebih unik lagi, kami sengaja menampilkan kekhasannya yaitu rupa bumi 3 dimensi terkait wilayah-wilayah landscape, seperti ada perbukitan dan pegunungan," sebutnya.
Lebih lanjut, selain dalam bentuk cetak (offline), pihaknya menyediakan atlas mudik dalam format digital (online).
Pemudik dapat mengaksesnya melalui website ini untuk versi cetak dalam format pdf bisa dilihat di www.big.go.id.
"Untuk keperluan distribusi, atlas ini dicetak sebanyak 16.500 eksemplar dan akan disebarluaskan kepada masyarakat pada H-10 Idul Fitri," katanya.
Kerennya peta mudik kali ini juga diluncurkan dalam versi online loh.
Kamu bisa mendownload peta per wilayah dengan melakukan registrasi terlebih dahulu.
Atau, kamu bisa melihatnya secara umum menu "Peta Mudik 20118".
Di sana kamu bisa menemukan jalur mudik yang sesuai dengan keinginanmu.
Bagaimana, apakah kamu tertarik untuk mencobanya saat mudik tahun ini?(*)
(kemenhub/kompas.com/nextren)
Artikel ini telah tayang di bangkapos.com dengan judul Cara Mudah Akses Download Peta Mudik Online, Jadwal Puncak Arus Mudik hingga Tujuannya,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/ilustrasi-mudik_20180529_183206.jpg)