Ngamuk Dikejar Pemburu, Babi Hutan Gigit Tangan Petani
Nasib naas dialami Ila Rusdi (45) warga Pulau Sangkar, Kerinci. Ia terluka parah akibat diseruduk dan digigit seekor babi.
Penulis: Herupitra | Editor: Teguh Suprayitno
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Herupitra
TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Nasib naas dialami Ila Rusdi (45) warga Pulau Sangkar Kecamatan Batang Merangin Kabupaten Kerinci. Ia terluka parah akibat diseruduk dan digigit seekor babi di kebun miliknya.
Informasi yang didapatkan, peristiwa yang membuat Rusdi harus dirujuk ke RSU MH A Thalib Sungai Penuh terjadi, Minggu (3/6) sekitar pukul 11.00 Wib. Berawal saat Rusdi sedang berada di kebun miliknya.
Namun saat sedang asik mengarap kebunnya, ia terkejut melihat seokar babi hutan berlari ke arah dirinya. Babi tersebut lalu menyeruduk dan mengigit tangannya.
Ia menduga, babi tersebut berlari dan melukainya karena dikejar para pemburu babi. Sebab di sekitar kebunnya, ada sekelompok orang melakukan perburuan babi.
“Ya hari Minggu kan orang sering berburu. Tita-tiba saja babi buruan tersebut datang ke tempat saya, dan langsung saya diseruduk, dan kena gigitan di tangan sampai urat nadi saya putus,” jelasnya.
Setelah di rujuk ke RSU MH A Thalib, Rusdi langsung ditangani oleh pihak dokter. Setelah diberi pertolongan pertama dengan perban tangan bagian kiri untuk menghentikan pendarahan, akan dilakukan operasi untuk tindakan selanjutnya.
“Ya pasien sudah kita bilang untuk berpuasa dan nanti akan kita lakukan operasi, setelah 11 jam,” ungkap pihak RSU MH A Tali.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/04062018_petani_20180604_203031.jpg)