Rabu, 15 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Muaro Jambi

Hadapi Karhutla 2026, Pemkab Muaro Jambi Gelar Rakor Bersama

Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi bergerak cepat melakukan langkah mitigasi dalam menghadapi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tahun 2026.

Penulis: Muzakkir | Editor: Mareza Sutan AJ
Tribunjambi.com/Muzakkir
RAKOR - Pemkab Muaro Jambi menggelar rapar koordinasi (Rakor) untuk menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan di Muaro Jambi, Selasa (14/4/2026). 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI -- Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi bergerak cepat melakukan langkah mitigasi dalam menghadapi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tahun 2026.

Langkah awal yang dilakukan yakni melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Menghadapi Bencana Karhutla yang melibatkan unsur Forkopimda, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Manggala Agni provinsi jambi, TNI/Polri, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati kabupaten Muaro Jambi Junaidi H mahir  didampingi Sekretaris Daerah kabupaten Muaro Jambi Budhi Hartono,.S,.Sos,. MT, dan kepala BPBD Kabupaten Muaro Jambi, Paruhuman Lubis.

Dalam arahannya, pimpinan rapat menekankan bahwa Kabupaten Muaro Jambi memiliki karakteristik wilayah lahan gambut yang cukup luas, sehingga koordinasi antar instansi menjadi kunci utama.

"Kita tidak boleh lengah. Deteksi dini melalui pemantauan titik panas (hotspot) dan kesiapsiagaan personel di lapangan harus ditingkatkan sebelum memasuki puncak musim kemarau," kata Wabup, Jun Mahir.

Sementara itu, Kepala BPBD Muaro Jambi melaporkan bahwa saat ini personel TRC (Tim Reaksi Cepat) telah disiagakan 24 jam. Selain itu, pemetaan wilayah rawan kebakaran di beberapa kecamatan seperti Kumpeh, Kumpeh Ulu, dan Bakung telah diperbarui untuk mempercepat mobilisasi bantuan jika terjadi kebakaran.

Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif melaporkan sekecil apapun kepulan asap yang terlihat di wilayah mereka.

"Keberhasilan penanganan Karhutla bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama demi menjaga kualitas udara dan ekosistem di Bumi Sailun Salimbai," ungkapnya.

(Tribunjambi.com/Muzakkir)

 

Baca juga: Keluarga Menangis meski Dua Kurir Sabu 12Kg di Jambi tak Dipenjara Seumur Hidup

Baca juga: Ada Bau Kabel Terbakar sebelum Api Hanguskan Bedeng di Pasar Atas Bangko

Baca juga: Hotman Paris Dorong Kasus 3 Polisi Jambi di Lokasi Rudapaksa Masuk Ranah Pidana

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved