Dikenal Rendah Hati dan Kalem, Ternyata Zinedine Zidane Dapat Murka Bila Hal ini Disinggung
Hal ini tentu pukulan telak mengingat sang pelatih Zinedine Zidane adalah sosok yang begitu dicintai sebagai pelatih maupun pemain
Kemarahannya tersebut bahkan sempat ditunjukkannya pada 2006 silam kala dirinya masih menjadi pemain dan membawa Timnas Perancis menuju partai final dan bersua dengan Timnas Itali.
Waktu itu Zidane dibuat marah besar ketika Marco Materazzi pemain Itali mengucapkan sebuah kata-kata hinaan kepada anggota keluarga Zidane, seperti diungkapkan surat kabar Prancis, L'Equipe
Kisahnya bermula ketika dia menarik baju Zidane Lalu, Zidane mengatakan, "Jika kamu menginginkan baju saya, akan saya berikan setelah laga," dan Materazzi menjawab, "Saya lebih suka pelacur seperti saudara perempuan Anda."

Tentu ucapan semacam itu tak bisa diterimanya hingga terjadilah insiden di mana Zidane menanduk tepat di dada Materazzi hingga Materzzi jatuh tersungkur di tanah.
Alhasil, akibat tindakannya tersebut Zidane diganjar kartu merah dan diusir dari lapangan pertandingan kala itu.
Bahkan insiden memalukan tersebut dikenang dalam sejarah sepakbola sebagai tindakan memalukan yang pernah dilakukan Zidane.
Baca: FOTO-FOTO: Malam Nuzulul Quran, Ribuan Jemaah Padati Masjid Agung Al Falah
Rupanya hal itulah yang menyulut amarahnya dalam hal ini menunjukkan jika Zidane sebagai sosok yang begitu menyayangi keluarganya.
Bahkan dalam keadaan ia membela negaranya dalam ajang Final Piala Dunia ia nekat melakukan tindakan terlarang tersebut dan mencederai karirnya yang begitu dikagumi.
Hingga sekarang dia tak pernah menyesali perbuatannya tersebut. "Aku tak pernah bisa memaafkan ucapan Materazzi," ucap Zidane.
Begitulah prinsip seorang Zidane. Kalem dan rendah hati tapi kemarahannya akan meledak seperti iblis yang sedang marah saat wanita-wanita tercintanya dihinakan.
Baca: Tunjangan Hari Raya - Bupati Tebo akan Rapatkan THR bagi Honorer
SUMBER: Intisari Online