Duel Santri Vs Begal Bawa Celurit di Summarecon, Berakhir Mengenaskan

"...Saya refleks saja menangkisnya dan saya tendang kaki pelaku sampai terjatuh. Langsung saya rebut celuritnya...."

Editor: Duanto AS
Mohamad Irfan Bahri, korban yang serang balik begal hingga tewas. (Warta Kota/Muhammad Azzam) 

"Itu sudah hari Rabu dini hari. Posisi saya sama sepupu, ya sekitar tiga meter, karena kan memang saling bergantian foto. Sepupu saya kena sedikit sabetan celurit, karena HP-nya langsung diberikan," ucapnya.

Setelah ke sepupunya, lanjut Irfan, AS kemudian menghampirinya dan juga meminta telepon genggamnya.

AS juga mengancam dengan celurit dan mengayunkan celuritnya ke atas. Namun, ia berhasil menangkis dan merebut celurit dari tangan pelaku.

"Iya, pas pelaku mengangkat celurit ke atas, saya refleks saja menangkisnya dan saya tendang kaki pelaku sampai terjatuh. Langsung saya rebut celuritnya dan balas bacok pelaku. Dan saya ambil HP milik sepupu di tangan pelaku," ujarnya.

Usai memberikan ponsel, pelaku kabur. Sedangkan Irfan dan sepupunya yang penuh dengan luka bacok langsung mencari klinik terdekat.

"Habis itu saya cari klinik buat obati luka bacokan. Usai diobati di klinik, saya dijemput pamannya, langsung membuat laporan di Polres Metro Bekasi, pada Rabu (23/5) pukul 04.00.

Irfan mengungkapkan, apa yang dilakukannya semata-mata hanya untuk membela diri, karena nyawanya terancam.

"Saya khawatir saat saya dan sepupu diancam pakai celurit. Saya cuman mikir kalau saya engga ngelawan saya bakal mati," paparnya.

Akibat kejadian itu, Irfan mengalami enam luka bacokan, di punggung, tangan, pelipis, sama paha. Sementara itu, sepupunya, Achmad Rafiki, mengalami satu luka bacokan di punggung.

Begal berinisial AS yang diserang balik Irfan, tewas, usai mendapat perawatan di RS Anna Media. Teman begal yang kabur, IY, saat masih mendapatkan perawatan di RS Polri Kramat Jati dengan luka bacokan di bagian kepala dan punggung.

Baca: Bayi Dilempar Dari Lantai 2, Kebakaran Rumah Indekos di Surabaya, 8 Orang Tewas

Baca: Dia tetap melompat karena sebagian badannya sudah terbakar Umi Jadi Saksi Kebakaran Surabaya

Baca: VIDEO dan FOTO: Ribuan Lampion Waisak Terbang di Langit Malam Percandian Muaro Jambi

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved