Enam Jam Edi dan Ratusan Pengendara Terjebak Longsor di Kerinci

Ratusan kendaraan terjebak longsor di wilayah Desa Bedeng 12 dan Muara Imat, Kecamatan Batang Merangin

Enam Jam Edi dan Ratusan Pengendara Terjebak Longsor di Kerinci
TRIBUNJAMBI/HERU PITRA
Longsor di Bedeng 12 dan Muara Imat, membuat Jalan Kerinci-Bangko, lumpuh totalsejak Selasa (22/5) hingga Rabu (23/5) 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Herupitra

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO – Jalan Kerinci-Bangko, Selasa (22/5) hingga Rabu (23/5) dini hari lumpuh total. Ratusan kendaraan terjebak di wilayah Desa Bedeng 12 dan Muara Imat, Kecamatan Batang Merangin karena terjadi tanah longsor.

Berdasarkan informasi, longsor menutupi badan jalan terjadi sekitar pukul 22.00. Terdapat tiga titik longsor antara Bedeng 12 dan Muara Imat.

“Kami tidak bisa lewat karena terjadi longsor di Bedeng 12. Ada ratusan kendaraan yang terjebak,” kata Edi Saputra.

Ia mengatakan, terjebak longsor sejak pukul 22.00. mobil yang naikinya baru bisa bergerak sekitar pukul 3.00 Rabu dini hari.

“Ada sekitar 6 jam kami terjebak longsor. Saat ini saya sudah jalan menuju Jambi,” kata Edi lagi.

Camat Batang Merangin, Heri dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan ada tiga titik longsor yang terjadi, yakni di Dusun Marimat Batu, Dusun Jalan Buntu dan Sungai Manggis.

“Namun dari tiga titik tersebut, yang paling parah terjadi di Sungai Manggis. Longsor inilah yang membuat kendaraan tidak bisa lewat,” kata Heri.

Diungkapkannya, setelah mendapat informasi dari Kepala Desa Muara Imat, pihaknya langsung mengerahkan alat berat. Alat yang dikerahkan tersebut adalah alat berat bantuan dari provinsi untuk kecamatan Batang Merangin.

“Malam tadi kita langsung turunkan alat berat untuk membersihkan longsor tersebut agar kendaraan bisa melewat,” jelasnya.

Katanya setelah dibersihkan, mobil baru bisa melintas sekitar pukul 3.00 dini hari. “Pagi tadi kita kembali membersihkan longsor tersebut. Sebab pada malam tadi bekas longsor belum kita buang. Tadi telah kita kerahkan tiga unit dum truk untuk membersihkan bekas lonsor tersebut," kata Heri menambahkan.

Ia mengatakan, melihat itensitas hujan yang masih tinggi masyarakat yang melintas perlu hati-hati. Sebab ada beberapa titik di wilayah Merangin rawan longsor.

“Kita khawatir di Muara Serpih, Dusun Jalan Butu itu berpotensi longsor. Longsor diwilayah itu merupakan longsor kiriman dari atas bukit,” sebutnya.

Penulis: heru
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved