Senin, 18 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

SADIS! Hendro Gorok Ayah Kandung, Dua Nyawa Melayang Akibat 'Duel Maut' di Tebo

Sang ayah tewas terlebih dahulu karena digorok anak kandungnya sendiri. Luka bacok hampir merata di seluruh tubuh.

Tayang:
Editor: Duanto AS
Ilustrasi. (TribunnewsBogor.com/Yudhi Maulana) 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA TEBO - Akhir dari perkelahian itu, sang ayah tewas terlebih dahulu akibat digorok anak kandungnya. Sementara itu, terlihat luka bacok hampir merata di tubuhnya.

"Duel" maut terjadi, hingga mengakibatkan dua nyawa yang satu darah daging melayang.

Perkelahian ayah dengan anak kandung yang warga Kelurahan Wirotho Agung, Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, terjadi pada Senin (21/5).

Akibat perkelahian itu, sang ayah yang bernama Hambali (56) harus meregang nyawa di hadapan Hendro (35) yang merupakan anaknya sendiri.

Informasi yang dihimpun tribunjambi.com di lapangan, peristiwa itu terjadi pada Senin sekira pukul 04.30.

Saat itu, warga sekitar (tetangga; red) melihat ayah dan anak itu terlibat perkelahian mematikan. Keduanya menggunakan parang dan saling membacok.

Akhir dari perkelahian itu, sang ayah tewas terlebih dahulu karena digorok anak kandungnya sendiri. Luka bacok hampir merata di seluruh tubuh.

Dilerai tapi malah tambah brutal

Sebelumnya, saat melihat perkelahian ayah dan anak kandung itu, warga sekitar yang melihat berusaha melerai.

Baca: Ini Foto Nadine Chandrawinata dan Dimas di Instagram, Netizen Penasaran Saat Sahur dan Buka

Baca: Anak Gus Dur Ini Ditodong Senjata Laras Panjang, Penuturan Yenny Wahid Jelang Reformasi

Baca: Inilah 5 Besar Calon Anggota KPU Provinsi Jambi Terpilih

 

Namun, sang anak malah semakin brutal dan menyerang warga yang berusaha melerai dengan mengayun-ayunkan parang yang dipegangnya.

Karena merasa kesulitan untuk menaklukkan Hendro, warga menghubungi polisi.
Kemudian, polisi yang dipimpin Kapolsek Rimbo Bujang, Iptu Rezka Anugras, tiba di lokasi kejadian.

Polisi berusaha mendinginkan situasi, karena saat itu Hendro menyekap Hambali, ayah kandungnya.

Namun, Hendro tak mau diajak kompromi. Dia malah menyerang polisi yang berada di lokasi.

Terpaksa, polisi melepaskan tiga kali tembakan peringatan. Namun letusan pistol itu tak dihiraukan Hendro.

Kemudian, polisi melumpuhkan pelaku menembak Hendro yang semakin membahayakan dan mengancam keselamatan orang banyak.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved