Terungkap Ternyata Ini Pesan Tersembunyi Bom Bunuh Diri di Surabaya Gunakan Wanita dan Anak-anak
Dari rekaman CCTV tampak seorang pelaku mengendarai sepeda motor memboncengkan seorang wanita dan seorang anak perempuan
Namun tiga anak pelaku yang lain selamat dan telah dievakuasi ke rumah sakit.
Terbaru, ledakan bom kembali terjadi di di Jawa Timur.
Bom meledak di Polrestabes Surabaya pada Senin, (14/5/2018) pagi.
Dari rekaman CCTV tampak seorang pelaku mengendarai sepeda motor memboncengkan seorang wanita dan seorang anak perempuan.
Dilansir dari Banjarmasinpost, belakangan diketahui aksi pelaku bom yang melibatkan wanita dan anak anak memiliki tujuan khusus.
Hal tersebut diungkapkan Sofyan Tsauri, mantan teroris yang mengungkapkan aksi teroris ini baru di Indonesia.
Aksi teroris dengan melibatkan wanita dan anak-anak sudah biasa terjadi di Georgia utara, Irak, Iran.
Pelaku adalah janda-janda yang suaminya terbunuh, bahkan ada yang jadi otak penyerangan.
Dilansir tayangan live Metro TV, pelaku wanita dan anak bisa jadi pesan untuk para pria, agar bisa lebih giat lakukan perlawanan.
"Pesannya jelas, wanita saja bisa. Ini provokasi, agar para pria bisa lebih giat lakukan perlawanan pada pemerintah atau target".
Dijelaskan Sofyan, pelaku juga merupakan korban ideologi atau pemahaman yang salah.
Apa yang dilakukan saat ini, dianggapnya sebagai jihad.
Oleh sebab itu, menurutnya tugas pemerintah seharusnya diprioritaskan pada pengubahan ideologi atau mindset.
"Ideologi harus diclearkan, melalui beberapa kali terapi", ujar mantan tahanan teroris ini.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/pelaku-bom-manfaatkan-wanita-dan-anak-anak_20180514_135326.jpg)