Terduga Bom Bunuh Diri ini Meledak Bersama Mobilnya, Begini Kronologis Terjadinya Bom Surabaya

Hingga pukul 12.15 WIB, sudah ada 10 orang tewas dan 41 orang dirawat di berbagai rumah sakit di Surabaya.

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Polisi melakukan olah TKP di depan Gereja Kristen Indonesia (GKI) Diponegoro pasca meledak, Minggu (13/5/2018) pagi. 

"Terjadi upaya bunuh diri dari yang sudah diidentifikasi di TKP satu orang, di rumah sakit satu orang, luka-luka anggota polisi yang berjaga ada dua orang dan kemudian ada masyarakat yang luka 13 orang," kata Kombes Pol Barung Mangera di lokasi.

Korban saat ini dirawat di RS Bhayangkara Polda Jawa Timur dan RSUD Dr Soetomo Surabaya.

Hingga berita ini diunggah, Surya.co.id masih terus menggali informasi lebih lanjut terkait peristiwa ini.

Baca: Sebut Bom, Penumpang Serta 4 Rekannya Diturunkan dari Penerbangan Lion Jkt-Pgkl Pinang

GKI Jalan Diponegoro

Polisi melakukan olah TKP di depan Gereja Kristen Indonesia (GKI) Diponegoro pasca meledak, Minggu (13/5/2018) pagi.
Polisi melakukan olah TKP di depan Gereja Kristen Indonesia (GKI) Diponegoro pasca meledak, Minggu (13/5/2018) pagi. (surya/sugiharto)

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung mengatakan, ledakan di GKI di Jalan Diponegoro, Surabaya, Minggu (13/5/201) pagi, menewaskan satu orang perempuan.

"Sementara satu ibu-ibu meninggal," ujar Frans seperti dikutip Kompas TV. Sementara itu, kata dia, dua orang dibawa ke rumah sakit.

Sebelumnya, salah seorang warga, Pardianto, mengaku melihat tiga perempuan dicegat satpam gereja di parkiran.

"Ada security mau jegat tiga orang. Lalu meledak di parkiran," ujar Pardianto kepada Metro TV.

Ia mengatakan, ledakan kedua terjadi sekitar lima menit kemudian.

Baca: Berikut Deretan Nama Korban Bom Surabaya di Gereja Santa Maria Tak Bercela

Menurut dia, perempuan itu tampak membawa tas dan di tubuhnya memakai seperti rompi.

Setelah ledakan, ia melihat salah satu dari tiga perempuan tersebut masih bernafas.

Ledakan itu melukai satpam. Tampak satpam terluka di bagian paha dan mulut.

"Satpam sudah dibawa ke rumah sakit," ujar dia.

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Kronologi & Detik-Detik Bom Bunuh Diri di Gereja Surabaya, Pelaku Meledak Bersama Mobilnya, http://surabaya.tribunnews.com/2018/05/13/kronologi-detik-detik-bom-bunuh-diri-di-gereja-surabaya-pelaku-meledak-bersama-mobilnya?page=all.

Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved